Ukraina Klaim Hancurkan S-400 Rusia Berkeping-keping dengan HIMARS

Minggu, 16 Juli 2023 - 12:23 WIB
Pada 27 Juni, yang diyakini sebagai salah satu pengeboman terburuk oleh pasukan Rusia di wilayah Kramatorsk, sekitar 11 orang tewas dan 61 lainnya luka-luka.

Serangan itu adalah pengingat yang gamblang bahwa meskipun Ukraina melancarkan serangan balasan, serangan udara Rusia masih jauh dari selesai.

Gubernur setempat Pavlo Kyrylenko mengumumkan pada saat itu bahwa serangan Rusia juga menyebabkan kerusakan pada 18 gedung bertingkat, 65 rumah, lima sekolah, dua taman kanak-kanak, pusat perbelanjaan, gedung administrasi, dan bangunan rekreasi.

Setelah serangan tersebut, penilaian awal dari sumber intelijen terbuka menyatakan bahwa itu dilakukan dengan menggunakan rudal permukaan-ke-udara S-300.

Namun, belakangan Polisi Nasional Ukraina mengaitkan serangan itu dengan rudal balistik jarak pendek Iskander.

Kramatorsk menjadi sasaran serangan Rusia diduga karena merupakan kota garis depan markas besar tentara Ukraina.

Kota itu terletak hanya 55 kilometer dari garis depan Bakhmut di Donetsk. Untuk alasan yang sama, Kramatorsk telah menjadi stasiun jalan bagi pasukan Ukraina, membuatnya sering menjadi sasaran misil Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!