5 Fakta tentang Kontroversi Ekspansi NATO

Kamis, 13 Juli 2023 - 05:45 WIB
Pada tahun 2006, para menteri pertahanan aliansi setuju untuk melakukan minimal 2 persen dari PDB mereka untuk pembelanjaan pertahanan. Sejauh ini, hanya delapan negara yang mematuhi pedoman ini: Yunani, AS, Lituania, Polandia, Inggris, Kroasia, Estonia, dan Latvia.

Baca Juga: Meski Tak Sesuai Harapan, Zelenskyy Puji KTT NATO sebagai Kemenangan bagi Ukraina

5. Mayoritas Negara Uni Eropa



Foto/Reuters

Negara mana yang berada di UE dan juga di NATO?

Ada 22 negara yang menjadi anggota Uni Eropa dan NATO: Belgia, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Italia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Belanda, Polandia, Portugal, Rumania, Slovakia, Slovenia, dan Spanyol.

Ada lima negara yang berada di UE tetapi bukan aliansi militer: Austria, Siprus, Irlandia, Malta, dan Swedia.

Swedia melamar untuk bergabung dengan NATO bersama dengan Finlandia pada Mei 2022. Finlandia menjadi anggota ke-31 aliansi militer tersebut pada bulan April. Namun, tawaran Swedia terhenti oleh Turki.

Stoltenberg mengumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setuju untuk meneruskan tawaran keanggotaan Swedia ke parlemen Turki.

Ukraina telah menyuarakan keinginannya untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa. Rusia telah lama keberatan dengan keanggotaan Ukraina dalam aliansi militer tersebut.

Zelenskyy menyebut kurangnya kerangka waktu untuk keanggotaan "belum pernah terjadi sebelumnya" dan "tidak masuk akal".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!