Presiden Afrika Selatan kepada Putin: Perang Ukraina Harus Diakhiri

Minggu, 18 Juni 2023 - 08:14 WIB
Afrika Selatan dan Uganda dipandang condong ke Rusia, sedangkan Zambia dan Komoro lebih dekat ke Barat. Mesir, Senegal, dan Kongo-Brazzaville sebagian besar tetap netral.

Negara-negara Afrika terutama melihat konflik tersebut sebagai konfrontasi antara Rusia dan Barat.

Delegasi tersebut juga bertemu dengan para pemimpin Ukraina pada hari Jumat, di mana Ramaphosa memperingatkan bahwa perang di Eropa mempengaruhi antara 1,2 dan 1,3 miliar orang di Afrika.

Setelah para pemimpin mendarat, sirene serangan udara terdengar di ibu kota Ukraina, Kiev, yang menurut Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, menunjukkan bahwa Putin menginginkan "lebih banyak perang".

Selama pertemuan mereka, Zelensky mengatakan kepada delegasi bahwa "hasil penting dari misi Anda" adalah menjadi perantara untuk membebaskan tahanan politik yang ditahan oleh Rusia.

Baca Juga: Zelensky Minta Para Pemimpin Afrika Desak Rusia Bebaskan Tahanan Politik

Pertemuan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina, saat Ukraina melancarkan serangan balasannya di dekat wilayah Bakhmut.

Rusia mengklaim serangan balasan telah gagal, tetapi Kiev mengatakan telah merebut kembali sekitar 100 km persegi wilayah di front selatannya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!