Menyamar Jadi Warga Sipil, Tentara Israel Culik Bocah Palestina

Sabtu, 25 Juli 2020 - 11:24 WIB
Menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM), aksi penggerebekan dan penculikan yang sistematis dan meluas ini untuk menanamkan rasa takut di antara orang-orang Palestina. Selain itu juga untuk menekan mereka.

Tindakan seperti itu, menurut kelompok-kelompok HAM, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan humaniter.

Sementara itu, di kota Tubas, Tepi Barat, pasukan Israel menangkap tiga warga Palestina setelah mereka menerobos masuk ke rumah warga. Alasannya, untuk mencari warga Palestina yang diburu. Tindakan pasukan Zionis ini memicu bentrokan dengan penduduk setempat.

Terlepas dari pandemi virus corona baru (Covid-19), warga Palestina di Yerusalem telah menyaksikan peningkatan serangan pasukan Israel, termasuk penyerbuan rumah-rumah dan serangkaian penangkapan warga pada beberapa hari terakhir.

Aksi pasukan Zionis itu, menurut media Palestina, sebagai upaya untuk memberikan lebih banyak tekanan pada penduduk asli Palestina di Yerusalem untuk memaksa mereka meninggalkan kota dan membersihkan jalan bagi proyek pemukiman baru khusus warga Yahudi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!