Arab Saudi-AS Sebut Situasi di Sudan Membaik, Gencatan Senjata Mulai Dipatuhi
Jum'at, 26 Mei 2023 - 23:50 WIB
Tetapi, pada Rabu, Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan, mereka dan fasilitator AS khawatir bahwa tidak ada pihak yang mematuhi komitmennya “untuk tidak mencari keuntungan militer selama periode 48 jam setelah perjanjian ditandatangani.”
Pernyataan hari Jumat selanjutnya menjelaskan: “Meskipun ada penggunaan pesawat militer dan tembakan terisolasi di Khartoum, situasinya membaik sejak 24 Mei, ketika mekanisme pemantauan gencatan senjata mendeteksi pelanggaran signifikan terhadap Perjanjian.”
Baca juga: Tentara Bayaran Rusia Dituduh Pasok Rudal ke RSF yang Perang Saudara di Sudan
“Pelanggaran itu termasuk penggunaan artileri dan pesawat militer dan drone yang diamati," tambah pernyataan itu. Dijelaskan pula bahwa ada laporan kredibel tentang serangan udara, pertempuran berkelanjutan di jantung Kawasan Industri Khartoum.
Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa setelah pelanggaran serius pada 24 Mei, perwakilan AS dan Saudi mengatakan kepada pihak yang bertikai, bahwa nyawa warga sipil terancam oleh pelanggaran yang juga menghalangi bantuan kemanusiaan.
Pernyataan hari Jumat selanjutnya menjelaskan: “Meskipun ada penggunaan pesawat militer dan tembakan terisolasi di Khartoum, situasinya membaik sejak 24 Mei, ketika mekanisme pemantauan gencatan senjata mendeteksi pelanggaran signifikan terhadap Perjanjian.”
Baca juga: Tentara Bayaran Rusia Dituduh Pasok Rudal ke RSF yang Perang Saudara di Sudan
“Pelanggaran itu termasuk penggunaan artileri dan pesawat militer dan drone yang diamati," tambah pernyataan itu. Dijelaskan pula bahwa ada laporan kredibel tentang serangan udara, pertempuran berkelanjutan di jantung Kawasan Industri Khartoum.
Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa setelah pelanggaran serius pada 24 Mei, perwakilan AS dan Saudi mengatakan kepada pihak yang bertikai, bahwa nyawa warga sipil terancam oleh pelanggaran yang juga menghalangi bantuan kemanusiaan.
Lihat Juga :