Para Pemimpin Afrika Berusaha Bujuk Ukraina-Rusia Berdamai
Selasa, 23 Mei 2023 - 22:37 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengumumkan prakarsa tersebut pada 16 Mei. Presiden Macky Sall dari Senegal, ketua Uni Afrika tahun lalu yang negaranya tidak hadir pada pemungutan suara terakhir PBB yang mengutuk Rusia pada Februari tahun ini, memimpin prakarsa tersebut.
Delegasi ini termasuk presiden Abdel Fattah el-Sisi dari Mesir dan Hakainde Hichilema dari Zambia - keduanya memilih resolusi tersebut - dan Denis Sassou Nguesso dari Republik Kongo, dan Yoweri Museveni dari Uganda, yang keduanya abstain.
Misi perdamaian diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Moskow dan Kiev pada awal Juni.
"Presiden saya membuatnya sangat jelas. (Tidak akan ada) pembicaraan antara Ukraina dan Rusia kecuali Rusia meninggalkan wilayah kami dalam perbatasan yang diakui secara internasional," kata duta besar Ukraina untuk Afrika Selatan Liubov Abravitova dalam pesan teks.
Baca Juga: Wakil PM: Tak Satu Negara Pun di Dunia Muslim Dukung Sanksi pada Rusia
Delegasi ini termasuk presiden Abdel Fattah el-Sisi dari Mesir dan Hakainde Hichilema dari Zambia - keduanya memilih resolusi tersebut - dan Denis Sassou Nguesso dari Republik Kongo, dan Yoweri Museveni dari Uganda, yang keduanya abstain.
Misi perdamaian diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Moskow dan Kiev pada awal Juni.
"Presiden saya membuatnya sangat jelas. (Tidak akan ada) pembicaraan antara Ukraina dan Rusia kecuali Rusia meninggalkan wilayah kami dalam perbatasan yang diakui secara internasional," kata duta besar Ukraina untuk Afrika Selatan Liubov Abravitova dalam pesan teks.
Baca Juga: Wakil PM: Tak Satu Negara Pun di Dunia Muslim Dukung Sanksi pada Rusia
Lihat Juga :