Pasok Ukraina dengan Rudal Storm Shadow, Rusia Ancam Hancurkan Inggris

Jum'at, 12 Mei 2023 - 22:06 WIB
Pernyataan Muradov datang jelang serangan balasan Ukraina untuk merebut kembali wilayah pendudukannya yang sangat diantisipasi Rusia, termasuk Crimea, yang dianeksasi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun 2014. Pada musim panas 2022, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji untuk merebut kembali semenanjung Laut Hitam.

Sebelumnya, pada hari Kamis, Inggris menjadi negara pertama yang memasok Ukraina dengan rudal jelajah jarak jauh. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah meminta sekutu Barat untuk rudal jarak jauh selama berbulan-bulan guna membantu negaranya bertahan dalam melawan Rusia. Kremlin telah memperingatkan bahwa menyediakan senjata yang mampu menyerang wilayah Rusia dapat menyebabkan eskalasi perang.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan rudal jelajah adalah kesempatan terbaik Ukraina untuk mempertahankan diri dari kebrutalan Rusia yang berkelanjutan.

Storm Shadow adalah rudal serang yang diluncurkan dari udara yang dikembangkan oleh Inggris dan Prancis dengan jarak tembak lebih dari 250 kilometer.

Bulan lalu, penasihat presiden Ukraina Mikhail Podolyak mengatakan kepada Radio Liberty, yang didanai oleh pemerintah AS, dia yakin pasukan Kievnya akan berada di Crimea dalam waktu lima bulan.

Fabian Hoffmann, seorang ahli teknologi rudal dan peneliti doktoral di Universitas Oslo, mengatakan dalam sebuah utas Twitter bahwa Storm Shadow pada prinsipnya memberi Ukraina kemampuan serangan jarak jauh yang sangat kuat terhadap target pada kedalaman operasional dan strategis.

Baca Juga: Inggris Konfirmasi Pasok Ukraina dengan Rudal Jarak Jauh Storm Shadow
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!