AS Tes Rudal Antarbenua Minuteman III usai Rusia Tangguhkan Perjanjian Nuklir

Kamis, 20 April 2023 - 07:05 WIB
Pemerintahan Joe Biden mengatakan tidak akan lagi membagikan perincian "tingkat tinggi" tentang senjata nuklir yang dikerahkannya dengan Rusia pada bulan Maret, sebagai tanggapan atas penangguhan partisipasi Rusia dalam New START Treaty oleh Putin pada bulan Februari.

Namun, AS terus membagikan pemberitahuan tentang pergerakan pesawat pengebom strategis, rudal, dan kapal selam dengan Rusia, bersama dengan status operasional, sebagaimana disyaratkan di bawah New START Treaty.

Di bawah kesepakatan "Ballistic Missile Launch Notification Agreement" yang ditandatangani pada tahun 1988, AS dan Rusia setuju untuk saling memberikan pemberitahuan 24 jam sebelum menguji ICBM.

Peluncuran 19 April juga menguji Airborne Launch Control System, yang digunakan untuk mengontrol peluncuran ICBM dari udara. Penerbang dari Skuadron Operasi Strategis ke-625 di Pangkalan Angkatan Udara Offutt meluncurkan rudal tak berhulu ledak dari atas pesawat Angkatan Laut E-6 Mercury yang mengudara, didukung oleh penerbang dari Sayap Rudal ke-341 di Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom.

Tes ICBM sebelumnya dilakukan pada bulan Februari, tak lama sebelum pengumuman Rusia tentang penangguhan New START Treaty. Komando Serangan Global Angkatan Udara terakhir menguji Airborne Launch Control System pada Agustus 2022.

Tes 19 April berakhir ketika moda re-entry mendarat di Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall setelah menempuh jarak sekitar 4.200 mil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!