Profil Dmytro 'Da Vinci' Kotsiubailo, Komandan Muda Ukraina yang Kematiannya Ditangisi Zelensky
Minggu, 12 Maret 2023 - 20:37 WIB
Dmytro Da Vinci Kotsiubailo, Komandan Muda Ukraina yang tewas di medan perang. FOTO/Pravda
KIEV - Air mata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy tak bisa terbendung ketika mendengar kabar kematian Dmytro “Da Vinci” Kotsiubailo, seorang komandan muda Ukraina . Ia tewas di dekat Bakhmut, Oblast Donetsk, pada 7 Maret silam.
Zelensky memimpin langsung pemakaman pria yang berhasil memenangkan kasih sayang publik Ukraina karena mengabdikan seluruh masa dewasanya untuk melawan Rusia dan proksi-proksinya. Ia mengalami pertempuran paling mematikan dalam perang dan tetap diperebutkan dengan sengit. Dia memimpin unit yang disebut Serigala Da Vinci dan dijadikan Pahlawan Ukraina tahun lalu.
Baca juga: Zelensky Berduka, Komandan Terkenal Ukraina Berjuluk Da Vinci Gugur
“(Presiden Rusia Vladimir) gerombolan Putin mengambil putra dan putri kita yang paling cantik,” kata imam itu selama upacara peringatan di Biara Kubah Emas St. Michael pada 10 Maret, dengan ratusan orang berkerumun di dalam di sekitar tubuh Kotsiubailo dan keluarganya.
Kotsiubailo adalah komandan Batalyon Mekanik Pertama “Serigala Da Vinci”. “Dia meninggal dengan senjata di tangannya,” tulis batalionnya di saluran Telegram resmi mereka. "Dia hidup dan mati seperti pahlawan," tulis postingan tersebut.
Zelensky memimpin langsung pemakaman pria yang berhasil memenangkan kasih sayang publik Ukraina karena mengabdikan seluruh masa dewasanya untuk melawan Rusia dan proksi-proksinya. Ia mengalami pertempuran paling mematikan dalam perang dan tetap diperebutkan dengan sengit. Dia memimpin unit yang disebut Serigala Da Vinci dan dijadikan Pahlawan Ukraina tahun lalu.
Baca juga: Zelensky Berduka, Komandan Terkenal Ukraina Berjuluk Da Vinci Gugur
“(Presiden Rusia Vladimir) gerombolan Putin mengambil putra dan putri kita yang paling cantik,” kata imam itu selama upacara peringatan di Biara Kubah Emas St. Michael pada 10 Maret, dengan ratusan orang berkerumun di dalam di sekitar tubuh Kotsiubailo dan keluarganya.
Kotsiubailo adalah komandan Batalyon Mekanik Pertama “Serigala Da Vinci”. “Dia meninggal dengan senjata di tangannya,” tulis batalionnya di saluran Telegram resmi mereka. "Dia hidup dan mati seperti pahlawan," tulis postingan tersebut.
Lihat Juga :