Inilah 3 Gereja Spanyol yang Berasal dari Peninggalan Kerajaan Islam Andalusia
Sabtu, 11 Maret 2023 - 11:20 WIB
Melihat sejarahnya, dulu keluarga Moorish Almohad yang menjadi penguasa menyelesaikan pembangunan masjid besar Seville pada 1198. Namun, pada 1248 Seville direbut kendalinya dari bangsa Moor oleh Raja Ferdinand III.
Pada akhirnya, masjid besar tersebut diubah menjadi gereja pada tahun 1401. Meski konstruksinya berlangsung cukup lama dan baru selesai sekitar 1507, namun pembangunannya benar-benar tuntas, tidak seperti sejumlah gereja lain yang terbengkalai.
Saat bangsa Moor berkuasa, kala itu dilakukan pembangunan tempat ibadah dua bagian, yakni Islam dan Kristen. Hal ini menjadi wujud toleransi yang dilakukan zaman itu.
Namun, ternyata hal tersebut tak berlangsung lama. Pada akhirnya, pembangunan masjid besar dilakukan dengan membuang bagian dari gereja. Saat itu, Masjid Cordoba menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah peradaban Islam.
Sayangnya, saat Cordoba kembali dikuasai orang-orang Kristen, Raja Ferdinand III mengubahnya menjadi katedral. Raja-raja setelahnya memang menambahkan sejumlah struktur bangunan, namun tidak menghancurkan bangunan masjid. Sehingga dalam penamaannya masih kerap disebut dengan Mosque-Cathedral of Cordoba.
Pada akhirnya, masjid besar tersebut diubah menjadi gereja pada tahun 1401. Meski konstruksinya berlangsung cukup lama dan baru selesai sekitar 1507, namun pembangunannya benar-benar tuntas, tidak seperti sejumlah gereja lain yang terbengkalai.
2. Mosque-Cathedral of Cordoba
Pada penyebutannya, Mosque-Cathedral of Cordoba kerap dikenal sebagai Masjid Cordoba dan Mezquita-Catedral de Cordoba. Mengutip laman Britannica, bangunan ini merupakan masjid yang diubah menjadi katedral Kristen.Saat bangsa Moor berkuasa, kala itu dilakukan pembangunan tempat ibadah dua bagian, yakni Islam dan Kristen. Hal ini menjadi wujud toleransi yang dilakukan zaman itu.
Namun, ternyata hal tersebut tak berlangsung lama. Pada akhirnya, pembangunan masjid besar dilakukan dengan membuang bagian dari gereja. Saat itu, Masjid Cordoba menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah peradaban Islam.
Sayangnya, saat Cordoba kembali dikuasai orang-orang Kristen, Raja Ferdinand III mengubahnya menjadi katedral. Raja-raja setelahnya memang menambahkan sejumlah struktur bangunan, namun tidak menghancurkan bangunan masjid. Sehingga dalam penamaannya masih kerap disebut dengan Mosque-Cathedral of Cordoba.
Lihat Juga :