Tank Abrams Diperkirakan Hanya Jadi Beban, Tak Banyak Bantu Ukraina

Senin, 06 Februari 2023 - 16:07 WIB
Tank M1A1 Abrams Angkatan Darat AS menembak dalam latihan militer kelompok pertempuran Forward Presence yang ditingkatkan NATO Crystal Arrow 2021 di Adazi, Latvia, 26 Maret 2021. Foto/REUTERS/Ints Kalnins
KIEV - Tank M1 Abrams yang baru-baru ini dijanjikan Washington ke Ukraina mungkin akan berakhir menjadi beban daripada memperkuat Kiev dalam pertempuran melawan Rusia.

Penilaian itu dilaporkan Financial Times (FT) pada Minggu (5/2/2023). Pandangan seperti itu dijelaskan oleh kebutuhan logistik dan pemeliharaan tank Abrams yang terlalu rumit.



“Tangki berbobot 70 ton itu memiliki mesin turbin gas, yang memungkinkan akselerasi lebih besar daripada mesin diesel tetapi membutuhkan perawatan yang cermat dan mengkonsumsi bahan bakar dalam jumlah yang lebih besar,” ungkap laporan FT.

Surat kabar itu mengutip mantan komandan peleton Angkatan Darat AS John Nagl, yang mengatakan tentaranya “menghabiskan banyak waktu untuk membenturkan filter udara kami” selama Perang Teluk 1991 dan invasi AS ke Irak tahun 2003 di tengah “kekhawatiran besar” tentang mesin tank “menelan pasir dan tidak bekerja.”

Baca juga: Lihat Live Operasi Penyelamatan Korban Gempa Bumi Turki dan Suriah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!