Hamas Sangkal Komandan Seniornya Berkhianat ke Israel
Selasa, 14 Juli 2020 - 14:30 WIB
Para personel militer Hamas, faksi Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza. Foto/REUTERS
GAZA - Kementerian Dalam Negeri Hamas , faksi Palestina yang berkuasa di Gaza, menyangkal laporan yang mengklaim seorang komandan seniornya ditangkap karena bekerjasama dengan Israel . Faksi itu menegaskan laporan pengkhianatan pejabat militernya sebagai rumor palsu.
Media yang berbasis di Arab Saudi; Al Arabiya, mengutip sumber-sumber Palestina yang tidak disebutkan namanya, mengklaim bahwa seorang komandan senior Angkatan Laut dari sayap militer Brigade Izzuddin al-Qassam ditangkap aparat Hamas atas tuduhan bekerja sama dengan Israel.
Komandan tersebut bersama beberapa personel dilaporkan melarikan diri dari Jalur Gaza setelah dicurigai bahwa mereka bekerja untuk Israel. Beberapa dari mereka ditangkap. Pelarian itu, lanjut laporan tersebut, dilakukan dengan kapal militer Israel sembari membawa laptop, uang tunai, peralatan pengintaian, dan dokumen rahasia yang berbahaya.
“Kami menolak rumor palsu yang dipublikasikan oleh (saluran yang berbasis di Saudi) Al Arabiya, yang menghubungkan klaim dengan kementerian dalam negeri terkait penangkapan beberapa anggota Hamas dengan tuduhan bekerja sama dengan Israel," kata kelompok Hamas dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (14/7/2020).
Media yang berbasis di Arab Saudi; Al Arabiya, mengutip sumber-sumber Palestina yang tidak disebutkan namanya, mengklaim bahwa seorang komandan senior Angkatan Laut dari sayap militer Brigade Izzuddin al-Qassam ditangkap aparat Hamas atas tuduhan bekerja sama dengan Israel.
Komandan tersebut bersama beberapa personel dilaporkan melarikan diri dari Jalur Gaza setelah dicurigai bahwa mereka bekerja untuk Israel. Beberapa dari mereka ditangkap. Pelarian itu, lanjut laporan tersebut, dilakukan dengan kapal militer Israel sembari membawa laptop, uang tunai, peralatan pengintaian, dan dokumen rahasia yang berbahaya.
“Kami menolak rumor palsu yang dipublikasikan oleh (saluran yang berbasis di Saudi) Al Arabiya, yang menghubungkan klaim dengan kementerian dalam negeri terkait penangkapan beberapa anggota Hamas dengan tuduhan bekerja sama dengan Israel," kata kelompok Hamas dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (14/7/2020).
Lihat Juga :