Warga Nepal Marah, Korban Gempa Tembus 4.000 Jiwa

Selasa, 28 April 2015 - 11:36 WIB
Warga Nepal Marah, Korban...
Warga Nepal Marah, Korban Gempa Tembus 4.000 Jiwa
A A A
KATHMANDU - Warga di Kathamandu, Nepal, yang selamat dari gempa besar 7,9 SR mulai marah karena Pemerintah Nepal lambat menangani bencana. Sementara itu, otoritas Nepal menyebut korban tewas akibat gempa di negara itu telah melebihi 4.000 jiwa pada Selasa (28/4/2015).

Korban selamat dari gempa di Kathmandu marah karena bantuan dari pemerintah tak kunjung tiba. Beruntung bantuan internasional mulai tiba negara dengan 28 juta penduduk itu.

”Pemerintah tidak melakukan apa-apa untuk kami,” keluh Anil Giri, yang dibantu 20 relawan saat mencari dua temannya yang diduga terkubur reruntuhan bangunan. ”Kami membersihkan puing-puing sendiri dengan tangan kosong,” lanjut dia, seperti dilansir Reuters.

Para pejabat di Nepal mengakui bahwa, mereka kewalahan dengan bencana berskala besar itu. Mereka justru mendesak negara-negara asing segera memberikan bantuan ke Nepal. (Baca juga: Daftar WNI di Nepal yang Selamat & yang Belum Jelas)

Tim Tanggap Bencana Nasional India (NDRF), menjadi organisasi bantuan asing pertama yang tiba di Nepal untuk membantu pencarian dan penyelamatan korban gempa. Tim itu menyatakan, butuh waktu untuk menemukan para korban selamat maupun jenazah korban tewas.

Direktur NDRF, Jenderal OP Singh, mengatakan alat berat tidak cocok digunakan untuk operasi pencarian dan penyelamatan, karena akses jalan di Kathamandu terlalu sempit. ”Anda harus mengangkat semua puing-puing ini, sehingga bisa memakan banyak waktu. Saya pikir itu akan memakan waktu seminggu,” katanya kepada stasiun televisi NDTV.

Kementerian Dalam Negeri Nepal di Kathmandu, mengkonfirmasi bahwa, korban tewas akibat gempa besar telah mencapai 4.010 jiwa, dengan 7.598 lainnya terluka. Gempa ini paling mematikan di Nepal dalam 81 tahun terakhir. Gempa juga memicu longsor salju di Gunung Everest yang menewaskan belasan pendaki.
(mas)
Berita Terkait
Program Visit Nepal...
Program 'Visit Nepal Year' China Gagal Hidupkan Pariwisata Nepal
Baru Diangkat oleh PM...
Baru Diangkat oleh PM Komunis Sharma Oli, 20 Menteri Dipecat Sekaligus
Sungai Bagmati Meluap,...
Sungai Bagmati Meluap, Ibu Kota Nepal Terendam
Profil Pushpa Kamal...
Profil Pushpa Kamal Dahal, Perdana Menteri Nepal Baru dengan Ideologi Komunis
Kenapa Gerakan Protes...
Kenapa Gerakan Protes Gen Z Nepal Sasar Kaum Elite Nepal Berubah?
Mengapa Gunung Machhapuchhre...
Mengapa Gunung Machhapuchhre Dilarang untuk Didaki? Ternyata Ini Alasannya
Berita Terkini
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
34 menit yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
57 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
1 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
3 jam yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 jam yang lalu
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved