Yaman Kian Tak Kondusif, AS Tarik Pasukan

Minggu, 22 Maret 2015 - 15:07 WIB
Yaman Kian Tak Kondusif,...
Yaman Kian Tak Kondusif, AS Tarik Pasukan
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dilaporkan menarik semua pasukan khusus mereka yang berada di Sanaa, Yaman. Penarikan ini dilakukan paska serangan bom terhadap masjid di kota itu, kemarin.

Penarikan ini merupakan penarikan mundur tahap terakhir yang dilakukan oleh AS. "Kami akan mengevakuasi 100 anggota pasukan khusus di Yaman karena kondisi keamanan yang semakin memburuk. Mereka adalah sisa-sisa pasukan yang kami tempatkan di negara tersebut," ucap seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS dalam kondisi anonim.

Seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (22/3/2015), serangan yang menghantam masjid yang kerap digunakan pemberontak Houti tersebut setidaknya menewaskan 132 orang, dan melukai lebih dari 300 orang. ISIS cabang Yaman mengklaim berada di balik serangan bom bunuh diri tersebut.

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB dikabarkan akan melakukan pertemuan untuk membahas kondisi terbaru di Yaman. Pertemuan ini merupakan permintaan dari Presiden Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi, yang menyebut bahwa saat ini dunia internasional perlu melakukan intervensi lebih lanjut di negaranya.

Kondisi Yaman sendiri terus memburuk paska pemberontak Houti melakukan kudeta terhadap Hadi. Pemimpin Yaman itu terpaksa harus mengungsi dari Sanaa, dan lari ke Aden, dimana di wilayah itu dia kembali mengumpulkan kekuatan untuk melakukan serangan balik terhadap Houti.
(esn)
Berita Terkait
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Selalu Keroyokan dalam Menyerang Musuh? Terbaru di Yaman
6 Alasan Houthi Ingin...
6 Alasan Houthi Ingin Berperang Melawan Amerika Serikat
Houthi Keluarkan Ancaman...
Houthi Keluarkan Ancaman Baru terhadap Kapal-kapal Amerika Serikat
3 Kapal Amerika Serikat...
3 Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Bombardir Houthi, Inggris...
Bombardir Houthi, Inggris Kerahkan Jet Tempur RAF Typhoon FGR4
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
3 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved