Mengintip Hubungan Tak Wajar Indonesia dan Israel

Jum'at, 13 Maret 2015 - 09:24 WIB
Mengintip Hubungan Tak...
Mengintip Hubungan Tak Wajar Indonesia dan Israel
A A A
JAKARTA - Indonesia dan Israel memang tidak menjalin hubungan diplomatik karena Indonesia komitmen mendukung kemerdekaan Palestina. Tapi, di luar urusan diplomatik pemerintah, sejatinya ada "hubungan" tak resmi dan tidak wajar Indonesia dengan Israel.

Sebuah artikel di laman Diplomat menyebut sekitar 200 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke Israel. Selain itu, ada kerjasama perdagangan di luar pemerintah atau yang dilakukan para pebisnis kedua negara yang nilainya mencapai miliaran dolar Amerika Serikat.

Di luar kerjasama pemerintah itu pula, diketahui ada ekspor Indonesia ke Israel dan sebaliknya, terutama terkait produk teknologi tinggi. Nilai ekspor itu disebut-sebut mencapai hampir 0,5 miliar dolar Amerika Serikat.

Artikel yang dilansir Ynetnews, Jumat (13/3/2015), menyatakan ada organisasi non-pemerintah yang bertujuan untuk mempromosikan negara satu sama lain. Pada 2002, Komite Urusan Publik Indonesia-Israel (IIPAC) didirikan dengan bantuan Benjamin Kentang, seorang Yahudi Indonesia yang sedang belajar di Israel.

Di bidang pariwisata juga ada peningkatan kunjungan dari tahun ke tahun. Menurut data dari Otoritas Kependudukan dan Imigrasi Israel, dalam enam tahun terakhir 124.719 wisatawan Indonesia berkunjung ke Israel.Pada tahun 2013, misalnya,sebanyak 29.517 wisatawan Indonesia berkunjung ke Israel. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2009, di mana 9.442 wisatawan Indonesia mengunjungi Israel.

Pada tahun 2013, Menteri Ekonomi Israel, Naftali Bennett mengunjungi Indonesia dalam rangka mengambil bagian dalam Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia di Jakarta. Shimon Peres juga pernah mengunjungi Indonesia pada tahun 2000.

Pada tahun 2004, setelah tsunami melanda Samudra Hindia, Israel tercatat mengirimkan bantuan medis dan kemanusiaan untuk Indonesia. Kemudian, Direktur Kementerian Luar Negeri Israel Ron Prosor juga bepergian ke Indonesia dengan para relawan Israel. Tapi, menolak pertemuan dengan mitra lokal di Jakarta dan bahkan dia tidak diperbolehkan turun dari pesawat.
(mas)
Berita Terkait
Tentara Israel Tembaki...
Tentara Israel Tembaki RS Indonesia di Gaza, MER-C Laporkan 8 Pasien Tewas
Indonesia-Tanzania Bahas...
Indonesia-Tanzania Bahas Perdagangan hingga Konflik Israel-Gaza
Sikap RI Usai Israel...
Sikap RI Usai Israel Gabung dengan
Kutuk Serangan Israel...
Kutuk Serangan Israel ke RS Indonesia, Menlu Retno: Pelanggaran Hukum Humaniter Internasional!
RS Indonesia di Gaza...
RS Indonesia di Gaza Diserang Israel, 3 WNI Relawan Indonesia Hilang Kontak
Direktur RS Indonesia...
Direktur RS Indonesia Marwan Al-Sultan Dibunuh Israel, Indonesia Berduka
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
10 menit yang lalu
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
57 menit yang lalu
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
1 jam yang lalu
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
2 jam yang lalu
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
2 jam yang lalu
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved