Harga Kondom Tembus Rp9,6 Juta, Rakyat Venezuela Demo

Sabtu, 07 Februari 2015 - 11:52 WIB
Harga Kondom Tembus...
Harga Kondom Tembus Rp9,6 Juta, Rakyat Venezuela Demo
A A A
CARACAS - Inflasi sangat tinggi sebagai imbas krisis ekonomi di Venezuela membuat harga sekotak alat kontrasepsi kondom di negara itu menembus £ 500 atau sekitar Rp9,6 juta. Rakyat Venezuela pun demo.

Selain sangat mahal, rakyat Venezuela mengeluh karena alat kontrasepsi langka di berbagai supermarket. Rakyat Venezuela turun ke jalan menuntut pemerintah mengatasi kondisi ekonomi.

Wartawan CNN mengunjungi delapan apotek di Caracas. Empat apotek yang dikunjungi tidak ada stok kondom sama sekali. Sedangkan empat apotek lainnya mengalami kekurangan stok.

“Anda percaya itu? Ini sudah dua minggu (sejak pengiriman kondom terakhir). Hal ini telah terlambat sejak awal Januari, dan itu sudah hal biasa sebelum bulan-bulan ini,” keluh Yuraima Bacher, seorang manajer farmasi, di Venezuela.

Saking langkanya kondom di supermarket, warga Venezuela terpaksa membeli alat kontrasepsi itu secara online. Mereka salah satunya membeli melalui Mercado Libre, sebuah situs yang mirip dengan eBay.
Salah satu penjual menawarkan sekotak kondom berisi 36 buah seharag 4.760 bolivar, atau setara dengan £ 500. Padahal gaji rata-rata warga di negara itu sekitar £ 590 per bulan.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, seperti dikutip Mail Online, Sabtu (7/2/2105), mengaku belum mampu memenuhi permintaan kondom rakyatnya , meksipun Venezueula memiliki pabrik baru yang telah dibangun.

Magdymar Leon, dari Asosiasi Venezuela untuk Pendidikan Seksual Alternatif, mengatakan kurangnya kondom bisa menyebabkan peningkatan penyakit menular seksual.

“Apa implikasinya? Salah satunya adalah bahwa individu tidak memiliki sarana untuk mengontrol keputusan untuk memiliki anak atau tidak. Ada hak yang hilang. Di sisi lain, kemampuan untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual juga hilang.”
(mas)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
1 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
2 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
3 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 jam yang lalu
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved