Australia akan Marah pada RI jika 2 Anggota Bali Nine Dieksekusi

Jum'at, 16 Januari 2015 - 16:57 WIB
Australia akan Marah...
Australia akan Marah pada RI jika 2 Anggota Bali Nine Dieksekusi
A A A
CANBERRA - Australia akan bereaksi dengan “gelombang amarah” kepada Indonesia jika dua anggota sindikat penyelundup narkoba Bali Nine asal Australia dieksekusi mati.

Demikian disampaikan aktivis terkemuka Australia. Aktivis yang juga Wakil Rektor Universitas Katolik Australia, Greg Craven, bahkan menyamakan regu tembak Indonesia dengan pria bersenjata peneror Sydney beberapa waktu lalu, jika eksekusi itu benar-benar dijalankan.

”Kita perlu memahami tidak akan ada perbedaan fisik antara apa yang terjadi di Martin Place (di Sydney) dan apa yang akan terjadi di hutan Indonesia,” kata Craven kepada ABC, Jumat (16/1/2015), yang membandingkan regu tembak Indonesia dengan peneror Sydney.

Craven mendesak pemerintah Australia untuk bereaksi terhadap pemerintah Indonesia, setelah ada sinyal dua anggota Bali Nine asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan akan akan dieksekusi secara bersama-sama.

Sukumaran, pernah memohon grasi ke Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), pada bulan lalu. Tapi permohonan itu ditolak Jokowi. Dua warga Australia itu masuk daftar enam terpidana mati kasus narkoba yang kemungkinan akan dieksekusi pada hari Minggu.

Presiden Jokowi telah bersumpah untuk mengambil sikap garis keras pada pelaku kejahatan narkoba. Tapi, keputusan eksekusi belum diambil karena Andrew Chan masih mengajukan banding.

Chan telah meminta pendukungnya untuk berdoa agar Presiden Indonesia mengubah sikapnya dan mengampuni dirinya dan para terpidana mati lain. Melalui halaman Facebook yang dikelola oleh keluarga dan teman-teman, Chan mengatakan sulit untuk mendengar berita jika dia benar-benar harus dieksekusi.

”Hari ini telah menjadi salah satu dari hari-hari yang paling sulit untuk mendengar bahwa ada enam manusia akan dieksekusi dalam beberapa hari ke depan di Indonesia,” tulis dia.

”Myu dan saya sama-sama berusaha untuk tetap kuat demi keluarga dan teman-teman kita di saat masa-masa sulit ini,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
50 menit yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
2 jam yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
3 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
4 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
4 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved