Atas Nama Membela Nabi, al-Qaeda Klaim Teror di Charlie Hebdo

Sabtu, 10 Januari 2015 - 09:10 WIB
Atas Nama Membela Nabi,...
Atas Nama Membela Nabi, al-Qaeda Klaim Teror di Charlie Hebdo
A A A
PARIS - Kelompok al-Qaeda Yaman (AQAP) mengklaim bertanggung jawab atas teror berdarah di kantor majalah satir Cahrlie Hebdo yang menewaskan 12 orang. Kelompok itu menyatakan, aksi itu sebagai dendam atas kehormatan Nabi Muhammad.

Klaim itu disebarkan ke beberapa media oleh anggota al-Qaeda Yaman dalam kondisi anonim. “Pimpinan AQAP mengarahkan operasi dan mereka telah memilih target dengan hati-hati sebagai balas dendam atas kehormatan Nabi (Muhammad),” bunyi pernyataan itu, mengacu pada serangan di kantor Charlie Hebdo pada hari Rabu lalu.

Kelompok itu melanjutkan, serangan tidak hanya ditargetkan pada kantor majalah satir tersebut. “Tapi juga pada Prancis yang pada umumnya berperan dalam perang melawan bangsa-bangsa tertindas,” imbuh pernyataan itu.

”Operasi ini sejalan dengan ancaman yang disuarakan oleh Sheikh Usama (Osama bin Laden, pendiri al-Qaeda) kepada Barat,tentang konsekuensi dari kegigihan mereka dalam penghujatan terhadap kesucian agama Islam,” lanjut pernyataan itu, seperti dikutip Russia Today, semalam.

The Intercept, juga menerima pernyataan berupa klaim al-Qaeda itu. ”Jika tidak ada pemeriksaan terhadap kebebasan kata-kata Anda, maka biarkan hati Anda terbuka untuk menerima kebebasan tindakan kita,” demikian pernyataan AQAP.

Kelompok AQAP saat ini dipimpin oleh Nasir al-Wuhayshi. Kelompok ini aktif mengirim pesan mengerikan kepada negara-negara Barat terkait kebijakan mereka di Timur Tengah.

Sebelum muncul klaim al-Qaeda, penyerang bersenjata di kantor Charlie Hebdo, saat beraksi juga meneriakkan kepada saksi mata. ”Kata pada media, ini al-Qaeda Yaman,” teriak penyerang kantor majalah itu.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
41 menit yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
1 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
5 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
6 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
7 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
8 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved