Buru Kapal Selam Rusia, Inggris Minta Bantuan AS

Jum'at, 09 Januari 2015 - 13:44 WIB
Buru Kapal Selam Rusia,...
Buru Kapal Selam Rusia, Inggris Minta Bantuan AS
A A A
LONDON - Inggris tengah memburu kapal selam Rusia yang diyakini melakukan aksi spionase dari pantai Atlantik Utara. Inggris terpaksa meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk memburu kapal selam itu.

Dua pesawat P3 Orion milik AS telah dikerahkan pada pekan ini untuk memburu kapal selam yang mengusik Inggris. Pesawat P3 Orion telah berpatroli bersama kapal perang Inggris HMS Somerset.

Departemen Pertahanan Inggris menduga kapal selam Rusia yang melakukan aksi spionase terhadap Inggris telah bersembunyi di lepas pantai Skotlandia.

Tapi, langkah Inggris itu justru menuai kecaman. Para kritikus mempertanyakan kemampuan militer Inggris untuk melindungi kapal selam nuklirnya. Sebab, untuk memburu kapal selama Rusia saja mereka harus meminta bantuan AS.

AndAngus Robertson, juru bicara Partai Nasional Skotlandia untuk urusan pertahanan, mengkritik Inggris yang dia sebut “mengemis semangkuk” bantuan kepada sekutunya.

Peter Roberts, pakar dari Royal United Services Institute for Defence and Security Studies, mengatakan kepada The Independent;"(Kapal) HMS Somerset adalah platform yang memiliki kemampuan, dan saya tidak ragu bahwa patroli dengan pesawat Angkatan Laut AS ini terkait dengan adanya kapal selam rudal balistik yang dikerahkan Rusia.”

Tapi, dia menyindir Kementerian Pertahanan Inggris yang dia sebut telah “menggaruk-garuk kepala” sejak kapal selam pengusik itu muncul. ”Ini telah memunculkan jurang menganga terkait kemampuan Inggris dan menunjukkan bahwa kami sangat tergantung pada kerjasama dari sekutu kami,” kritik Roberts, Jumat (9/1/2015).

Pemerintah Inggris tidak mengomentari kritikan itu. Sedangkan Rusia belum berkomentar atas tuduhan Inggris bahwa kapal selamnya memata-matai Inggris dari pantai Atlantik Utara.
(mas)
Berita Terkait
Bos mata-mata Inggris:...
Bos mata-mata Inggris: Tentara Rusia menolak melaksanakan perintah di Ukraina
Warga Inggris Rela Bergabung...
Warga Inggris Rela Bergabung dengan Ukraina untuk Perang Lawan Invasi Rusia
Rusia Blokir 25 Juta...
Rusia Blokir 25 Juta Ton Jagung, Dubes Inggris Harap Misi Perdamaian Jokowi Sukses
Miris, Pemerintah Inggris...
Miris, Pemerintah Inggris Bikin Chelsea Makin Teriris
Pasukan Inggris Akan...
Pasukan Inggris Akan Tinggalkan Ukraina
Rusia Sanksi 25 Warga...
Rusia Sanksi 25 Warga Inggris
Berita Terkini
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
7 menit yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
52 menit yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
10 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved