Perbudakan Tampar Korsel, Korban Mengaku seperti di Neraka

Sabtu, 03 Januari 2015 - 10:45 WIB
Perbudakan Tampar Korsel,...
Perbudakan Tampar Korsel, Korban Mengaku seperti di Neraka
A A A
SEOUL - Praktik perbudakan diam-diam terjadi di Korea Selatan (Korsel) yang sekaligus jadi tamparan bagi negara itu. Seorang pria yang dipaksa jadi buruh tani tanpa dibayar mengaku seperti tinggal di neraka.

Kasus ini jadi “tamparan” bagi Korsel. Sebab, selama ini Pemerintah Korsel kerap mengecam praktik perbudakan dan pelanggaran HAM di negara tetangganya, Korea Utara (Korut).

Pria bernama Kim Seong-baek dipaksa bekerja 18 jam sehari di pertambangan kristal garam di wilayah yang jauh dari Ibu Kota Seoul. Dia mengajak korban perbudakan yang lain lari menuju pantai karena tidak tahan dengan penderitaan yang dia alami.

”Itu seperti tinggal di neraka,” kata Kim Seong-baek. ”Saya pikir hidup saya sudah berakhir,” katanya lagi.

Kim sejatinya pernah memohon bantuan kepada sejumlah warga yang dia temui. Warga, bahkan sempat menawarkan bantuan untuk melapor ke polisi. Namun, dalam persidangan dia kalah dalam “pertarungan hukum” dengan majikan yang memperbudaknya.

”Saya tidak bisa melawan," kata Kim, dalam wawancara terbaru dengan The Associated Press yang dilansir Sabtu (3/1/2015). Pengakuan itu diperkuat catatan pengadilan.”Para penduduk di pulau itu terlalu terorganisir dan terhubung,” lanjut dia mengacu kuatnya pengaruh majikannya tersebut.

Praktik perbudakan berkembang di wilayah pantai di Korsel wilayah barat daya. Perbudakan bahkan telah berlangsung selama satu dekade terakhir, di mana para difabel menjadi korbannya.

Kasus ini membuat malu pemerintah Korsel dan memicu kemarahan publik. Kasus Kim telah mendorong pemerintah Korsel untuk menginstruksikan penyelidikan selama beberapa bulan.

Tapi, menurut investigasi AP selama berbulan-bulan kondisi itu belum berubah. Data itu diperkuat dokumen kepolisian yang membebaskan para budak.
(mas)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
47 menit yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
1 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved