Bantu Cari QZ 8501, Dua Pesawat Rusia Tiba di Indonesia
Jum'at, 02 Januari 2015 - 19:23 WIB
Bantu Cari QZ 8501, Dua Pesawat Rusia Tiba di Indonesia
A
A
A
MOSKOW - Dua pesawat beserta puluhan tim penyelamat yang dijanjikan pemerintah Rusia kepada otoritas Indonesia untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501, dikabarkan telah mendarat di tanah air.
Melansir Itar-tas, Jumat (1/2/2014), juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Drobyshevsky, menyatakan pesawat itu telah tiba di Jakarta pada hari ini. Dua pesawat itu akan menunggu koordinasi dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) untuk melakukan pencarian.
“Dua pesawat darurat Il-76 dan Be-200 telah mendarat di bandara Jakarta,” ungkap Drobyshevsky. “Pesawat-pesawat itu setidaknya membawa 70 orang penyelamat kami,” Drobyshevsky menambahkan dalam sebuah pernyataan.
Kedua pesawat itu tiba di hari ke enam pencarian pesawat nahas tersebut. Kedua pesawat itu akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan beberapa negara lainnya yang sudah telah dahulu mengirimkan bantuan dalam membantu mencari bangkai dan jenazah penumpang pesawat nahas tersebut.
Sebelumnya, di hari yang sama sebuah tim yang dikirimkan Badan Investigasi Kecelakaan Prancis juga telah tiba di Indonesia. Tim ini nantinya akan membantu Indonesia untuk menemukan kotak hitam pesawat tersebut.
Melansir Itar-tas, Jumat (1/2/2014), juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Drobyshevsky, menyatakan pesawat itu telah tiba di Jakarta pada hari ini. Dua pesawat itu akan menunggu koordinasi dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) untuk melakukan pencarian.
“Dua pesawat darurat Il-76 dan Be-200 telah mendarat di bandara Jakarta,” ungkap Drobyshevsky. “Pesawat-pesawat itu setidaknya membawa 70 orang penyelamat kami,” Drobyshevsky menambahkan dalam sebuah pernyataan.
Kedua pesawat itu tiba di hari ke enam pencarian pesawat nahas tersebut. Kedua pesawat itu akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan beberapa negara lainnya yang sudah telah dahulu mengirimkan bantuan dalam membantu mencari bangkai dan jenazah penumpang pesawat nahas tersebut.
Sebelumnya, di hari yang sama sebuah tim yang dikirimkan Badan Investigasi Kecelakaan Prancis juga telah tiba di Indonesia. Tim ini nantinya akan membantu Indonesia untuk menemukan kotak hitam pesawat tersebut.
(esn)