Jika Ukraina Gabung, Rusia Tidak Sudi Berdamai dengan NATO

Rabu, 24 Desember 2014 - 19:14 WIB
Jika Ukraina Gabung,...
Jika Ukraina Gabung, Rusia Tidak Sudi Berdamai dengan NATO
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mewanti-wanti kepada NATO, jika organisasi itu jadi menerima Ukraina sebagai anggota mereka. Pemerintah Rusia menegaskan, jika NATO terima Ukraina sebagai anggota baru, maka Rusia tidak akan pernah sudi untuk berdamai dengan organisasi tersebut.

Melansir Reuters, Rabu (24/12/2014), Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Anatoly Antonov menegaskan, sekali Rusia memutuskan hubungan dengan NATO, maka hubungan tersebut akan sulit untuk kembali dipulihkan.

"Jika di masa depan NATO memutuskan untuk menerima Ukraina sebagai anggota mereka, maka kami akan memberikan respon yang memadai. Akan ada pemutusan total hubungan dengan NATO, yang mustahil untuk diperbaiki," ucap Antonov.

Sebelumnya, dirinya juga menyatakan, bahwa NATO adalah pihak di balik keputusan Ukraina untuk melepaskan status non-blok mereka. Antonov menyebut, negara-negara anggota NATO terus mendesak Ukraina untuk melepaskan status non-blok, agar bisa bergabung dengan aliansi Atlantik Utara itu.

Antonov bahkan menuduh NATO mencoba menggunakan Ukraina sebagai garda terdepan untuk melakukan perlawanan terhadap Rusia. Hubungan NATO dan Rusia sendiri terus memburuk paska konflik Ukraina pecah April lalu.
(esn)
Berita Terkait
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Putin: Ekonomi Rusia...
Putin: Ekonomi Rusia Ungguli Banyak Anggota G20 Meski Ada Sanksi
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Apa yang Diinginkan...
Apa yang Diinginkan Putin dalam Mengakhiri Krisis Ukraina?
Putin: Krisis Ukraina...
Putin: Krisis Ukraina Disebabkan oleh Upaya Barat Pertahankan Hegemoni
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
1 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
2 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
5 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
6 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
7 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
8 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved