Mengharukan, Kanker Renggut Wanita Inggris 12 Jam usai Nikah

Rabu, 24 Desember 2014 - 13:26 WIB
Mengharukan, Kanker...
Mengharukan, Kanker Renggut Wanita Inggris 12 Jam usai Nikah
A A A
LANCASTER - Seorang wanita muda asal Inggris meninggal 12 jam usai menikah dengan pria yang dia cintai. Dia meninggal karena menderita kanker lidah.

Emma Gilhespy menikah dengan tentara Inggris (RAF) Michael Gilhespy di kapel St Johns Hospice di Lancaster. Namun, pada malam pernikahan mereka, Emma yang baru satu bulan lalu berulang tahun ke-29, meninggal di depan suami barunya.

Ya, Emma menikah untuk yang kedua kalinya setelah menmukan cintanya. “Saya dengan dia ketika dia meninggal, dan saya tidak akan pernah melupakan itu,” kata Michael.

Keluarga Emma yang patah hati sekarang gencar mengkampanyekan bahaya kanker lidah yang membuat wanita muda itu harus meninggalkan anaknya, Callum, yang baru berusia lima tahun.

Sejatinya, pasangan ini sudah tiga tahun bersama tapi hidup terpisah karena Michael menjalankan tugasnya di luar negeri. Emma dan Michael, rencananya akan merayakan Natal pertama mereka yang jatuh Kamis besok.“Tahun ini akan menjadi Natal pertama kami. Yang pertama saya berada di Afghanistan dan tahun lalu saya di Siprus,” ujarnya.

Ibu Emma, Debbie Grice, 56, bercerita tentang kanker Lidah yang merenggut nyawa putrinya di hari yang berbahagia.”Semuanya dimulai dengan ulkus di lidahnya, dia bilang bahwa dia terus mendapatkan itu,” katanya.

“Pada akhirnya dia pergi ke dokter dan dirujuk untuk biopsi pada Desember lalu. Pada tanggal 6 Januari dia pergi untuk mendapatkan hasilnya, dan diberitahu bahwa itu adalah kanker lidah,” lanjut dia, seperti dikutip Mirror semalam.

Kejadian mengharukan itu berlangsung pada 28 November 2014. Kala itu Emma dirawat di rumah sakit karena kondisinya parah. Kabar buruk pun muncul, setelah kondisi Emma dinyatakan tidak akan bertahan hidup lebih dari 24 jam.

Di saat umur Emma yang tinggal hitungan jam itu, Michael yang menemaninya di rumah sakit memilih menikahinya dengan kondisi Emma yang sedang terbaring. Namun, 12 jam kemudian, Emma mengembuskan napas terakhirnya.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
7 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
8 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
9 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
10 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
11 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved