Dua Anak Kurang, Presiden Turki Kecam Program KB

Selasa, 23 Desember 2014 - 14:25 WIB
Dua Anak Kurang, Presiden...
Dua Anak Kurang, Presiden Turki Kecam Program KB
A A A
ISTANBUL - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengecam dan menolak program pembatasan jumlah anak atau dikenal program keluarga berencana (KB). Menurutnya, orang tua yang punya dua anak masih kurang.

Erdogan bahkan menganggap kampanye penggunaan alat kontrasepsi sebagai “pengkhianatan”.

Komentar Erdogan itu muncul ketika dia menghadiri upacara pernikahan putra pengusaha top Turki, Mustafa Kefeli, yang merupakan sekutu terdekatnya, pada hari Minggu lalu.

Dia mengatakan kepada pengantin baru itu, bahwa menggunakan alat kontrasepsi adalah pengkhianatan terhadap ambisi Turki yang ingin memiliki penduduk muda yang melimpah.

”Satu atau dua (anak) tidak cukup. Untuk membuat bangsa kita lebih kuat, kita perlu populasi lebih dinamis dan lebih muda. Kita perlu ini untuk menempatkan Turki di atas tingkat peradaban modern,” kata Erdogan.

”Di negara ini, mereka (pelaku kampanye KB)telah terlibat dalam pengkhianatan dalam pengendalian kelahiran selama bertahun-tahun dan berusaha untuk mengeringkan generasi kita," kata Erdogan, seperti dikutip Al Arabiya, Selasa (23/12/2014).

Kemudian Erdogan memuji setiap generasi yang melangsungkan pernikahan. ”Pernikahan adalah perjalanan panjang. Ada hari-hari baik dan hari buruk. Hari yang baik menjadi lebih sering seperti halnya kita berbagi dan hari buruk akhirnya membawa kebahagiaan jika kita sabar,” imbuh dia.

”Satu (anak) berarti kesepian, dua sarana persaingan, tiga sarana keseimbangan dan empat berarti kelimpahan. Dan Tuhan mengurus sisanya, “ lanjut Erdogan.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
21 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
1 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
2 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
5 jam yang lalu
Infografis
Fakta Program Makan...
Fakta Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Balita dan Pelajar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved