Kepala Ditembak Taliban, Ini Seragam Malala yang Penuh Darah

Rabu, 10 Desember 2014 - 14:26 WIB
Kepala Ditembak Taliban,...
Kepala Ditembak Taliban, Ini Seragam Malala yang Penuh Darah
A A A
OSLO - Untuk pertama kalinya seragam sekolah yang penuh darah milik Malala Yousafzai, 17, dipamerkan untuk publik. Pelajar perempuan Pakistan itu, dua tahun silam ditembak kepalanya oleh militan Taliban.

Seragam sekolah Malala yang penuh darah itu dipamerkan di kotak kacam di Pusat Nobel Perdamaian di Oslo, Nowegia.

Seragam yang noda darahnya telah mongering itu antara lain baju warna biru, jilbab putih dan celana panjang putih. Namun, semua seragam itu telah berubah warnanya menjadi cokelat akibat noda darah.

Dua tahun silam, Malala yang berusia 15 tahun ditembak kepalanya oleh Taliban di bus sekolahnya di Pakistan. Peluru militan Taliban saat itu menembus leher dan bersarang di bagian kepala gadis tersebut. Dia dengan cepat diterbangkan ke Inggris dan nyawanya berhasil diselamatkan.

Penembakan yang nyaris merenggut nyawa itu membuat Malala menjadi ikon perlawanan dunia untuk melawan kelompok ekstremis.

”Seragam sekolah saya sangat penting bagi saya,” kata Malala. ”Pada hari saya diserang, saya mengenakan seragam ini. Saya berjuang untuk hak saya untuk pergi ke sekolah,” kata Malala mengenang seragam yang dipamerkan untuk publik itu, sebagaimana dilansir Daily Mail, semalam.

”Mengenakan seragam ini membuat saya merasa bahwa saya seorang pelajar. Ini adalah bagian penting dari hidup saya. Sekarang saya ingin menunjukkan kepada anak-anak, orang-orang di seluruh dunia. Ini adalah hak saya, itu adalah hak setiap anak untuk pergi ke sekolah,” katanya lagi.

Sejak penembakan dua tahun silam, Malala dan keluarganya kini menetap di Brimingham, Inggris. Dia melanjutkan sekolah dan terus berkampanye untuk pendidikan anak-anak perempuan. Malala mengaku, penembakan itu tidak akan membuatnya berhenti berkampanye untuk pendidikan anak perempuan.
(mas)
Berita Terkait
Festival Prajurit Viking...
Festival Prajurit Viking Tampilkan Pertempuran Kerajaan Masa Lampau
Siapa Marius Borg Hoiby?...
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
Anak Putri Mahkota Norwegia...
Anak Putri Mahkota Norwegia Didakwa Memerkosa 4 Perempuan, Terancam 10 Tahun Penjara
Ippho Santosa Bersamai...
Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia
Pelaku Penembakan Masjid...
Pelaku Penembakan Masjid di Norwegia Divonis 21 Tahun Penjara
Pernah Memukul Gadis,...
Pernah Memukul Gadis, Anak Putri mahkota Norwegia Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
22 menit yang lalu
AS dan Iran Saling Balas...
AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
56 menit yang lalu
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
2 jam yang lalu
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi...
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Makin Terlibat Melalui Perantara
2 jam yang lalu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
8 jam yang lalu
IRGC Izinkan 24 Kapal...
IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved