Gaza Tak Kondusif, Peringatan Wafatnya Arafat Dipindah Ke Yerusalem
Senin, 10 November 2014 - 19:10 WIB
Gaza Tak Kondusif, Peringatan Wafatnya Arafat Dipindah Ke Yerusalem
A
A
A
RAMALLAH - Kondisi Gaza yang dinilai tidak kondusif untuk mengadakan peringataan 10 tahun kemaitan mantan pemimpin Palestina, Yaser Arafat, membuat Presiden Palestina Mahmoud Abbas melemparkan ide untuk memindahkan lokasi acara tersebut.
Melansir Maan News, Senin (10/11/2014), Abbas dikabarkan berencana untuk memindahkan acara peringatan kematian Arafat ke Yarusalem. “Peringatan wafatnya Arafat mungkin akan dipindahkan ke Yarusalem, dan akan diadakan dalam waktu dekat,” ucap Abbas.
Menurut Abbas, acara ini harus tetap diadakan demi mengenang jasa-jasa Arafat. “Dia (Arafat) sangat layak untuk terus kita kenang, dan kita simpan di hati kita,” ucap Abbas dalam pidatonya di pembukaan museum Arafat di Ramallah.
Sebelumnya, pemimpin Fatah yang berada di Gaza menyatakan bahwa acara peringatan 10 tahun kematian Arafat dibatalkan. Pembatalan ini dikarenakan adanya teror bom yang menargetkan para pemimpin Fatah yang sedang mempersiapkan acara tersebut.
Arafat merupakan mantan Presiden Palestina yang sempat berhasil mencapai kata damai dengan Israel pada media 90-an lalu. Arafat meninggal secara misterius pada 11 November 2004 di kediamannya di Ramallah.
Melansir Maan News, Senin (10/11/2014), Abbas dikabarkan berencana untuk memindahkan acara peringatan kematian Arafat ke Yarusalem. “Peringatan wafatnya Arafat mungkin akan dipindahkan ke Yarusalem, dan akan diadakan dalam waktu dekat,” ucap Abbas.
Menurut Abbas, acara ini harus tetap diadakan demi mengenang jasa-jasa Arafat. “Dia (Arafat) sangat layak untuk terus kita kenang, dan kita simpan di hati kita,” ucap Abbas dalam pidatonya di pembukaan museum Arafat di Ramallah.
Sebelumnya, pemimpin Fatah yang berada di Gaza menyatakan bahwa acara peringatan 10 tahun kematian Arafat dibatalkan. Pembatalan ini dikarenakan adanya teror bom yang menargetkan para pemimpin Fatah yang sedang mempersiapkan acara tersebut.
Arafat merupakan mantan Presiden Palestina yang sempat berhasil mencapai kata damai dengan Israel pada media 90-an lalu. Arafat meninggal secara misterius pada 11 November 2004 di kediamannya di Ramallah.
(esn)