Fantastis, China Tangkap 180 Tersangka Korupsi di Luar Negeri

Jum'at, 31 Oktober 2014 - 16:25 WIB
Fantastis, China Tangkap...
Fantastis, China Tangkap 180 Tersangka Korupsi di Luar Negeri
A A A
BEIJING - Pemerintah China membuat klaim fantastis, yakni menangkap 180 tersangka korupsi yang melarikan diri ke luar negeri.

Penangkapan besar-besaran para tersangka korupsi itu sebagai bagian dari kampanye operasi yang dijuluki ”Operasi Fox Hunt”. Dari 180 tersangka yang ditangkap, 104 tersangka ditangkap melalui proses perburuan. Sedangkan 76 tersangka lain ditangkap setelah menyerahkan diri dan kembali ke China.

Demikian keterangan Departemen Keamanan Publik China, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Kamis malam (30/10/2014).

Pengumuman penangkapan 180 tersangka korupsi yang lari ke luar negeri itu terjadi tiga bulan setelah pemerintah Cina meluncurkan operasi perburuan terhadap pelaku kejahatan ekonomi negara yang lari ke luar negeri.


The Global Financial Integrity, Kelompok yang berbasis di Washington, yang menganalisis arus keuangan terlarang, memperkirakan bahwa dana dari China sebesar US$1 triliun secara ilegal mengalir ke luar negeri pada 2002 hingga 2011.

Presiden China, Xi Jinping, telah meluncurkan kampanye sweeping terhadap praktik korupsi sejak dua tahun lalu. Namun, dalam praktinya, pemerintahannya mengalami kesulitan karena para tersangka korupsi melarikan asetnya ke luar negeri.

China diketahui tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Padahal, tiga negara itu menjadi tujuan paling populer bagi para tersangka penjahat ekonomi. Pada pertengahan Oktober, media Australia melaporkan bahwa polisi Australia telah sepakat untuk membantu China dalam ekstradisi dan penyitaan aset para pejabat China yang korup.

Sedangkan pemerintah negara-negara Barat telah lama enggan untuk menyerahkan tersangka korupsi China karena Partai Komunis mengontrol pengadilan China dan dikhawatirkan melakukan penyiksaan demi memperoleh pengakuan.

”Berkat kerjasama dan dukungan dari negara-negara terkait dan daerah, operasi membuat terobosan di Afrika, Amerika Selatan, Pasifik Selatan dan Eropa Barat,” tulis Xinhua, mengutip pernyataann resmi Kementerian Keamanan Publik China.

Menurut media pemerintah China itu, China telah mengirimkan 20 tim ke Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja dan negara-negara tetangga lainnya. Dari langkah itu, sebanyak 75 tersangka korupsi ditangkap.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
11 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved