Putin Perintahkan Penarikan Pasukan Rusia dari Perbatasan Ukraina

Minggu, 12 Oktober 2014 - 14:49 WIB
Putin Perintahkan Penarikan...
Putin Perintahkan Penarikan Pasukan Rusia dari Perbatasan Ukraina
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan pasukan Rusia untuk mundur ke pangkalan perang, setelah latihan militer di Rostov wilayah dekat perbatasan dengan Ukraina. Demikian Juru Bicara Kremlin sebagaimana dilaporkan Reuters yang dikutip dari kantor berita Rusia, Sabtu (12/10/2014).

Penarikan pasukan dilakukan sebelum diadakan pertemuan antara Putin dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko di Milan, pekan depan. Kremlin mengatakan Putin dan Poroshenko dapat mengadakan pembicaraan di sela-sela pertemuan puncak para pemimpin Asia dan Eropa di Milan pada 16-17 Oktober.

Sementara, Dmitry Peskov mengatakan bahwa presiden Rusia telah bertemu menteri pertahanan, Sergei Shoigu.

"Menteri telah dilaporkan kepada Panglima Tertinggi tentang penyelesaian periode musim panas pelatihan lapangan tembak distrik militer selatan," kata Peskov menurut kantor berita RIA Novosti.

"Setelah laporan itu, Putin memerintahkan untuk meluncurkan kembalinya pasukan ke pangkalan-pangkalan permanen mereka ... Secara total, ini adalah 17,600 prajurit militer yang dilatih di lapangan tembak dari wilayah Rostov di musim panas," kata Peskov.

Hubungan antara Moskow dan NATO berada pada pasca-Perang Dingin rendah di atas tindakan Rusia di Ukraina, di mana ia mencaplok semenanjung Krimea Maret dan telah mendukung separatis pro-Rusia di timur Ukraina.

Sebulan yang lalu, NATO mengatakan Rusia memiliki beberapa ribu pasukan tempur dan ratusan tank dan kendaraan lapis baja di Ukraina timur mendukung separatis pro-Rusia melawan tentara Ukraina.
Rusia membantah tuduhan tetapi mengatakan pihaknya memiliki hak untuk membela kepentingan mayoritas berbahasa Rusia di kawasan itu.

Aliansi mengatakan pada akhir bulan lalu itu telah mengamati mundurnya signifikan pasukan konvensional Rusia dari dalam Ukraina sejak gencatan senjata dimulai pada 5 September.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved