Ebola Masuk Spanyol, 4 Orang Dibawa ke RS
Selasa, 07 Oktober 2014 - 20:16 WIB
Ebola Masuk Spanyol, 4 Orang Dibawa ke RS
A
A
A
MADRID - Pejabat kesehatan di Madrid, Spanyol, mengatakan empat orang, termasuk seorang perawat dibawa ke rumah sakit (RS) setelah diduga terjangkit virus Ebola.
Perawat itu diduga terjangkit, karena sebelumnya menanagani dua pasien Ebola. Menurut Reuters, Selasa (7/10/2014), sekitar 22 orang yang telah melakukan kontak dengan perswat yang dijuluki oleh media setempat sebagai ”Perawat Ebola Spanyol”.
Menurut pejabat kesehatan Madrid pada hari ini, perawat itu terus dipantau. Perawat itu diduga terjangkit, setelah dia dan rekan-rekannya berwisata di salah satu negara Afrika Barat yang terkena wabah Ebola.
Direktur Kesehatan Masyarakat Spanyol, Mercedes Vinuesa, mengatakan, bahwa pihak berwenang menyusun daftar semua orang yang melakukan kontak dengan perawat tersebut.
Perawat yang identitasnya dirahasiakan itu kini dalam kondisi stabil di RS. Perawat berusia 44 tahun itu merupakan orang pertama yang diketahui telah terinfeksi Ebola di luar wilayah Afrika.
Hingga kini belum ada obat yang terbukti ampuh untuk mengatasi wabah Ebola. Virus itu menyebar melalui cairan tubuh dari korban yang terinfeksi.
Selain Spanyol, Amerika Serikat termasuk negara di luar Afrika yang terdeteksi terdapat kasus Ebola. Di Amerika Serikat, kasus Ebola dibawa warga yang terbang dari Liberia untuk mengunjungi keluarganya di Texas. Menurut pejabat kesehatan di Dallas, Texas, ada skeitar 100 orang yang sudah kontak dengan pasien Ebola tersebut.
Perawat itu diduga terjangkit, karena sebelumnya menanagani dua pasien Ebola. Menurut Reuters, Selasa (7/10/2014), sekitar 22 orang yang telah melakukan kontak dengan perswat yang dijuluki oleh media setempat sebagai ”Perawat Ebola Spanyol”.
Menurut pejabat kesehatan Madrid pada hari ini, perawat itu terus dipantau. Perawat itu diduga terjangkit, setelah dia dan rekan-rekannya berwisata di salah satu negara Afrika Barat yang terkena wabah Ebola.
Direktur Kesehatan Masyarakat Spanyol, Mercedes Vinuesa, mengatakan, bahwa pihak berwenang menyusun daftar semua orang yang melakukan kontak dengan perawat tersebut.
Perawat yang identitasnya dirahasiakan itu kini dalam kondisi stabil di RS. Perawat berusia 44 tahun itu merupakan orang pertama yang diketahui telah terinfeksi Ebola di luar wilayah Afrika.
Hingga kini belum ada obat yang terbukti ampuh untuk mengatasi wabah Ebola. Virus itu menyebar melalui cairan tubuh dari korban yang terinfeksi.
Selain Spanyol, Amerika Serikat termasuk negara di luar Afrika yang terdeteksi terdapat kasus Ebola. Di Amerika Serikat, kasus Ebola dibawa warga yang terbang dari Liberia untuk mengunjungi keluarganya di Texas. Menurut pejabat kesehatan di Dallas, Texas, ada skeitar 100 orang yang sudah kontak dengan pasien Ebola tersebut.
(mas)