Rugi Miliaran Dolar, Serangan Cyber China Pusingkan AS

Senin, 06 Oktober 2014 - 11:59 WIB
Rugi Miliaran Dolar,...
Rugi Miliaran Dolar, Serangan Cyber China Pusingkan AS
A A A
WASHINGTON - Serangan cyber China telah memusingkan Amerika Serikat (AS), karena kerugian AS mencapai miliaran dolar. Menurut FBI, serangan cyber China terjadi tiap tahun dengan target perusahaan-perusahaan besar AS.

Kepala Federal Bureau of Investigation (FBI), James Comey, dalam program televisi CBS, mengatakan, China menduduki puncak daftar negara-negara yang berusaha untuk mencuri rahasia dari perusahaan-perusahaan AS.

”Ada dua jenis perusahaan besar di Amerika Serikat,” kata Comey. ”Ada individu-individu yang telah di-hack (dibajak) oleh orang China, dan mereka tidak tahu bahwa mereka telah di-hack oleh orang China,” lanjut dia.

Kerugian tahunan dari serangan cyber diluncurkan dari China, kata Comey, mustahil bisa dihitung. ”Tapi dalam taraf miliaran dolar,” ujarnya, yang dilansir Senin (6/10/2014).

Ketika diminta merinci daftar negara yang melakukan serangan cyber terhadap AS, Comey enggan membeberkannya. ”Saya tidak ingin memberikan daftar lengkap, tapi saya bisa memberitahu Anda, bahwa China masuk daftar.”

Comey mencontohkan kasus bersejarah, di mana lima anggota Tentara Pembebasan Rakyat China didakwa melakukan serangan cyber terhadap perusahaan AS yang membuat pemerintah China marah pada Mei 2014 lalu. Lima anggota tentara itu melakukan serangan cyber untuk mencuri rahasia dagang perusahaan-perusahaan AS.

”(Serangan) mereka sangat agresif dan meluas, dalam upaya masuk ke sistem AS untuk mencuri informasi yang akan menguntungkan industri mereka,” kata Comey menyindir ulah hacker China.

Comey mengatakan, China sedang berusaha untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi mereka, sehingga mereka tidak perlu menciptakan sesuatu yang baru dalam industri.

”Mereka dapat menyalin, atau mencuri untuk belajar tentang bagaimana sebuah perusahaan bisa melakukan pendekatan dalam bernegosiasi dan segala macam hal,” imbuh Comey. Sementara itu, pemerintah China belum merespons tuduhan FBI atas serangan cyber itu.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
59 menit yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved