Wanita Iran yang Hendak Diperkosa Batal Digantung

Kamis, 02 Oktober 2014 - 11:59 WIB
Wanita Iran yang Hendak...
Wanita Iran yang Hendak Diperkosa Batal Digantung
A A A
TEHERAN - Wanita Iran yang membunuh intelijen karena hendak memperkosanya batal dihukum gantung kemarin. Hukuman gantung itu ditunda hingga 10 hari ke depan.

Wanita Iran bernama Reyhaneh Jabbari, ditangkap pada 2007. Pada tahun 2009, pengadilan di Teheran menyatakan dia bersalah karena membunuh Morteza Abdolali Sarbandi, intelijen Iran yang hendak memperkosanya.

Vonis gantung terhadap Reyhaneh telah memicu kecaman masyarakat internasional. Setidaknya 190 ribu orang mendukung petisi untuk membebaskan Reyhaneh. Alasannya, dia membunuh karena membela diri dan membela kehormatannya. (Baca: Nyaris Diperkosa Intelijen Iran, Wanita Ini akan Digantung)

Kelompok Amnesty Internasional, kepada Independent yang dilansir semalam, menyatakan, wanita berusia 26 tahun itu semula dieksekusi kemarin, Tapi Amnesty tidak tahu mengapa di menit-menit akhir, eksekusi gantung itu ditunda.

”Kami jelas sangat lega bahwa Reyhaneh keluar dari bahaya, tapi kami menyerukan kepada pemerintah Iran untuk mengkonfirmasi bahwa dia tidak akan digantung dalam seminggu dan waktu kapan pun. Alih-laih untuk meninjau ulang penyelidikan, kasus itu sendiri sebenarnya sagat cacat,” bunyi pernyataan Amnesty Internasional.

Pejabat dari penjara Evin, tempa di mana Reyhaneh ditahan untuk menanti hukuman gantung, telah mengonfirmasi via Facebook.”Ibunya harus datang ke fasilitas (hukuman gantung) untuk membawa tubuh (Reyhaneh),” tulis pejabat penjara itu dalam akun Facebooknya.

Sementara itu, Reyhaneh, mengatakan, dia sebenarnya bukan yang membunuh Sarbandi. Tapia da orang di belakangnya yang menikam intelijen Iran itu hingga tewas. Amnesty menyerukan untuk menyelidiki kasus itu itu agar Reyhaneh tidak menjadi korban.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
48 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved