Ukraina Memanas Lagi, AS Kerahkan 20 Tank Ironhorse

Kamis, 02 Oktober 2014 - 09:30 WIB
Ukraina Memanas Lagi,...
Ukraina Memanas Lagi, AS Kerahkan 20 Tank Ironhorse
A A A
WARSAWA - Sebanyak 20 tank canggih Ironhorse Amerika Serikat (AS) akan dikerahkan di tiga negara Baltik, setelah krisis di Ukraina timur memanas lagi. Polandia, jutru minta AS mengerahkan pasukan militernya lebih banyak di Polandia.

Selain 20 tank canggih, AS juga bersiap mengirimkan 700 tentaranya di kawasan Eropa timur itu. Perdana Menteri Polandia, Ewa Kopacz, mengatakan pasukan AS dalam jumlah besar sangat dibutuhkan mengingat situasi di Ukraina tidak menentu.

Komentar Kopacz itu muncul dalam pidato di parlemen Polandia.”Dalam menghadapi apa yang terjadi di Ukraina, hubungan yang lebih erat dengan AS menjadi lebih penting. Itu sebabnya pemerintah saya akan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa AS meningkatkan kehadiran militernya di Polandia,” katanya, seperti dikutip RT, Kamis (2/10/2014).

Saat ini, unit kavaleri bersenjata Ironhorse, yang terdiri dari tank tempur 20 M1A1 Abrams dan sekitar 700 tentara, bersama dengan kendaraan lapis baja Bradley dan Stryker, sedang dikirim dari basisnya di Texas. Pengerahan peralatan tempur AS itu akan semaki meningkatkan ketegangan antara NATO dan Rusia.

Negara-negara Baltik dan Polandia, menyatakan, bahwa mereka gugup menghadapi Rusia yang “bermain-main” di Ukraina. Menurut Reuters, pengerahan peralatan perang AS di Baltik itu merupakan aksi yang pertama kalinya dilakukan AS sejak akhir Perang Dingin.

”Tujuannya adalah agar demonstrasi terlihat, sebagai bentuk komitmen untuk sekutu kami. Kita dapat mengambil sedikit lebih lama untuk mengerahkan kekuatan, tapi tidak ada yang seperti tank jika Anda benar-benar ingin melihat efeknya,” kata Kapten John Farmer, petugas urusan publik untuk Ironhorse.

Ironhorse, yang sebelumnya disebut Brigade Combat Team 1, akan menggantikan pasukan AS bersenjata ringan, yang dikerahkan di Baltik setelah Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina Maret 2014 lalu.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved