Pria Iran Digantung karena Bid'ah dan Hina Nabi

Rabu, 01 Oktober 2014 - 08:09 WIB
Pria Iran Digantung...
Pria Iran Digantung karena Bid'ah dan Hina Nabi
A A A
TEHERAN - Pria Iran bernama Mohsen Amir Aslani digantung di penjara Karaj, Teheran, atas tuduhan menyebarkan ajaran bid’ah dan menghina Nabi Yunus.

Aslami yang seorang mantan psikolog, dieksekusi pada 24 September 2014 setelah delapan tahun mendekam di penjara. Demikian keterangan dari aktivis kelompok hak asasi manusia yang mencemaskan praktik hukuman mati di Iran.

“Dia dituduh berbuat kerusakan di muka bumi dan menyebarkan ajaran bid’ah dalam urusan agama,” bunyi pernyataan kelompok HAM Hrana, seperti dikutip Al Arabiya, Rabu (1/10/2014).

Sejumlah media Iran melaporkan, Aslani, yang berusia 37 tahun itu telah menyebarkan pelajaran agama, di mana materinya berupa penafsiran baru dari Alquran versi dirinya sendiri.

Situs berita Iran Wire, melaporkan bahwa di salah satu kelas pelajaran agama, Aslami mengatakan kepada pendengarnya bahwa Nabi Yunus tidak bisa muncul dari perut ikan paus, seperti dalam literatur kitab suci. Pernyataannya itu dianggap menghina Nabi Yunus.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, telah memperingatkan adanya peningkatan eksekusi tahanan di Iran. Di mana menurut Amnesty Internasional, Iran merupakan negara dengan tingkat eksekusi tertinggi, yang diikuti China.

Iran secara resmi telah mengeksekusi 373 orang pada tahun 2013 Namun menurut Deathpenaltyworldwide.org, data dari Cornell University, ada sekitar 624 hingga 727 orang yang dikesekusi pada tahun lalu.

Jumlah itu meningkat, karena pada tahun 2012 jumlah orang yang dieksekusi di Iran diperkirakan antara 314 hingga 580 orang.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
40 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
55 menit yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
1 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
2 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
3 jam yang lalu
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved