Rusia Dukung Status Non-Blok Ukraina

Jum'at, 26 September 2014 - 20:04 WIB
Rusia Dukung Status...
Rusia Dukung Status Non-Blok Ukraina
A A A
MOSKOW - Rencana Ukraina untuk membatalkan status mereka sebagai negara non-blok disesali pemerintah Rusia. Negeri Beruang Merah itu menyatakan, bila Ukraina tetap mempertahankan posisinya saat ini, maka Rusia akan terus mendukung tetangganya tersebut.

“Rusia akan terus mendukung Status non blok Ukraina,” ungkap pembantu presiden Rusia Yuri Ushakov. Melansir Itar-tas, Jumat (25/9/2014), Parlemen Ukraina akan mulai membahas mengenai hal ini saat mereka melakukan pertemuan pada 14 Oktober mendatang.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov sebelumnya mengatakan, upaya untuk terus mempertahanakan status non blok oleh Ukraina adalah masalah prinsip untuk Rusia. “Kami yakin, bahwa pilihan untuk tetap mempertahankan situasi itu telah memenuhi kepentingan rakyat Ukraina,” ucap Lavrov.

“Bukan hanya untuk kepentingan Ukraina, melainkan juga untuk kepentingan negara tetangga, dan mitra-mitra Ukraina. Salah satu hal yang tidak kalah penting adalah untuk kepentingan keamanan Eropa,” Lavrov menambahkan.

Lavrov juga menyatakan, posisi Ukraina sebagai negara non blok mendapat dukungan dari Barat. “Kami mendapat pesan dari mitra kami di Barat, bahwa mereka menyadari pentingnya Ukraina tetap mempertahankan posisi mereka sebagai negara non blok, untuk menjaga stablitas keamanan di kawasan Eropa-Atlantik,” ungkapnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
21 menit yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
1 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
2 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
2 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
2 jam yang lalu
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved