Salah Sebut Nama Presiden China, Penyiar TV India Dipecat

Jum'at, 19 September 2014 - 17:34 WIB
Salah Sebut Nama Presiden...
Salah Sebut Nama Presiden China, Penyiar TV India Dipecat
A A A
NEW DELHI - Seorang pejabat tinggi di stasiun televisi pemerintah India mengatakan, bahwa seorang penyiar televisi pemerintah telah dipecat, karena salah menyebut nama Presiden China.

Presiden China yang bernama Xi Jinping, dilafalkan oleh penyiar televisi itu dengan sebutan “Eleven” atau sebelas. Penyiar televisi itu mengira, nama depan pemimpin China yakni Xi tersebut sebagai angka Romawi yang berarti angka sebelas.

Presiden Xi Jinping pada hari ini (19/9/2014) pulang ke China setelah melakukan lawatan tiga hari ke India.

Dalam lawatannya itu, pemimpin China menandatangani perjanjian lebih dari selusin untuk mendorong perdagangan dan investasi antara dua negara raksasa Asia tersebut.

Saat membacakan berita pada Rabu malam, penyiar berita di stasiun televisi Doordarshan itu ada kejanggalan. Penyiar itu akhirnya menyadari kesalahannya, dan akhirnya dipecat.

“Penyiar berita itu adalah karyawan yang santai, bukan seorang staf biasa,” bunyi pernyataan pihak stasiun televisi pemerintah India, seperti dikutip Fox News.

Pihak stasiun televisi sudah diminta mantan penyiar berita tersebut agar tidak menyebutkan namanya. Penyiar itu juga tidak bersedia untuk berkomentar atas kesalahan fatalnya itu.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bentrok dengan...
Pasca Bentrok dengan India, China Bawa Mesin ke Gunung Himalaya
Tensi Belum Turun, China...
Tensi Belum Turun, China Sudah Berani Mengklaim Lembah Galwan
India: Sekitar 40 Tentara...
India: Sekitar 40 Tentara China Tewas Dalam Bentrokan di Perbatasan
India Tegaskan Tolak...
India Tegaskan Tolak Klaim China atas Lembah Galwan
Tingkatkan Kekuatan...
Tingkatkan Kekuatan Tentaranya, China Kirim Pelatih Bela Diri ke Perbatasan
China-India Sepakat...
China-India Sepakat Berhenti Kirim Pasukan ke Perbatasan Himalaya
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
9 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
10 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
12 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
13 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
14 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
15 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved