Koalisi Internasional Lawan ISIS Terancam Pecah

Selasa, 16 September 2014 - 22:29 WIB
Koalisi Internasional...
Koalisi Internasional Lawan ISIS Terancam Pecah
A A A
PARIS - Usaha Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat koalisi internasional yang mereka bentuk untuk melawan ISIS, nampaknya menemui jalan terjal. Negara-negara Arab yang semula mendukung upaya itu, kini dikabarkan mulai ragu untuk turun tangan.

Melansir Wall Street Journal, Selasa (16/9/2014), keraguan ini terlihat hanya sehari setelah konfrensi anti ISIS yang digelar di Prancis digelar. “Sehari setelah AS menyatakan bahwa negara-negara Arab akan turut serta dalam serangan udara, negara-negara Arab yang menghadiri pertemuan Paris tidak memberikan isyarat bergabung,” tulis laporan Wall Street Journal.

Para pemimpin di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab yang merupakan pengikut Sunni mulai ragu untuk menyokong serangan, karena mereka mulai berfikir bahwa serangan itu akan menguntungkan etnis Syiah. Iran dan Suriah adalah dua negara yang didominasi oleh etnis Syiah yang akan mendapatkan keuntungan itu.

Sementara itu, protes bukan hanya muncul dari para rival AS, seperti Suriah, Iran dan Rusia mengenai koalisi internasional ini, pemerintah Irak yang baru pun turut melemparkan protes, Sebab, dalam koalisi itu negara tetangga mereka, Iran, tidak dilibatkan.

“Kami mendesak Iran untuk hadir, dan kami menyesali ketidakhadiran mereka,” ujar Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim Al-Jaafari di Paris. Menurutnya, Teheran telah memberikan dukungan signifikan bagi pemerintahannya dalam memerangi ISIS.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
49 menit yang lalu
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
1 jam yang lalu
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
2 jam yang lalu
18 Peluncur Rudal Bawah...
18 Peluncur Rudal Bawah Tanah Iran Kembali Beroperasi, AS dan Israel Gigit Jari
2 jam yang lalu
Drone Hantam Pembangkit...
Drone Hantam Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa, Rusia dan Ukraina Saling Tuduh
2 jam yang lalu
Balas Dendam, IRGC Klaim...
Balas Dendam, IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved