Kemampuan ISIS Belum Secanggih al-Qaeda

Sabtu, 06 September 2014 - 16:07 WIB
Kemampuan ISIS Belum...
Kemampuan ISIS Belum Secanggih al-Qaeda
A A A
WASHINGTON - Meskipun ISIS berhasil mencuri perhatian publik dengan dengan aksi bengisnya, namun kemampun teror termasuk menyerang Amerika Serikat (AS) dianggap belum bisa menyaingi al-Qaeda.

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masih dianggap sebagai organisasi teror pemula. Sedangkan al-Qaeda memiliki kemampuan canggih, yang salah satu buktinya mampu membajak pesawat dan menghantamkannya ke gedung WTC, AS pada 11 September 2001 atau teror 9/11.

Kehebatan al-Qaeda lain adalah kemampuan tinggi dalam membuat bom, menyamar dan memalsukan dokumen. Kini, al-Qaeda yang didirikan Osama bin Laden mulai bangkit dengan mengumumkan cabang kelompok itu di semenanjung India, dengan target teror India, Myanmar, dan negara di sekitarnya.

”Ketika melihat mereka (al-Qaeda dan ISIS), ada dua hal yang perlu dipertimbangkan: Kemampuan untuk meluncurkan pemberontakan dan kemampuan untuk mengkoordinasikan serangan teror," kata Scott Stewart, wakil presiden analisis di perusahaan riset geopolitik Stratfor kepada FoxNews, Sabtu (6/9/2014).

“Hanya karena ISIS dapat menjalankan serangan di Irak atau Suriah, tidak berarti ISIS dapat menjalankan serangan ke New York dan mengkoordinasikan serangan teror. Sebagian besar kelompok teror baru ini belum menunjukkan kemampuannya. Al-Qaeda memang memiliki tingkat kemampuan tertinggi sebagai organisasi teroris,” ujarnya.

Ryan Mauro, penasihat keamanan nasional dari The Clarion Project, mengatakan, ISIS dan al-Qaeda bersaing dalam merekrut militan dan mencari dana.

”Al Qaeda dan ISIS berada dalam persaingan untuk memukul AS secara dramatis,” kata Ryan Mauro. ”Al-Qaeda perlu membuktikan sebagai organisasi yang masih layak dan relevan, mengingat keberhasilan ISIS. ISIS secara universal diakui setelah pesona al-Qaeda meredup.”

Mantan Deputi Direktur CIA, John McLaughlin, mengatakan ISIS memiliki momentum untuk mengungguli al-Qaeda sebagai teroris global, terutama dengan memproklamirkan pemimpin mereka Abu Bakar al-Baghdadi sebagai “khalifah”.
(mas)
Berita Terkait
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
3 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
6 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
7 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
7 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
9 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved