Rusia Cibir Kebijakan NATO

Sabtu, 06 September 2014 - 18:33 WIB
Rusia Cibir Kebijakan...
Rusia Cibir Kebijakan NATO
A A A
MOSKOW - Rusia kembali mencibir rencana NATO yang ingin menambah jumlah pasukan mereka di wilayah Eropa timur yang berdekatan dengan Rusia dan Ukraina. Kepala komite urusan luar negeri Parlemen Rusia, Alexei Pushkov menyatakan, harusnya NATO membantu dunia internasional menumpas ISIS, dan bukan melawan Rusia.

Melansir RIANOVOSTI, Jumat (5/9/2104), sindiran itu dikeluarkan Pushkov paska semakin gencarnya dunia internasional melawan ISIS di Irak. Namun, NATO masih saja fokus mengurusi Ukraina dan Rusia.

“NATO seharusnya lebih berperan aktif dalam menjaga stabilitas dunia, dengan terlibat dalam memerangi kelompok radikal di Irak dan bukannya membangun sebuah pangkalan baru di Eropa timur,” ucap Pushkov di laman Twitter pribadinya.

“Sebuah kesalahan yang sangat besar dilakukan oleh NATO bila mereka jadi menempatkan 40 ribu pasukan tambahan di Eropa timur. Mereka (NATO) harusnya menempatkan pasukan tersebut di Irak untuk melawan ISIS,” Pushkov menambahkan.

Wacana mengenai penambahan pasukan NATO dilemparkan oleh Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen awal pekan lalu. Keputusan jadi atau tidaknya NATO mengirmkan pasukan akan ditentukan dalam pertemuan negara-negara anggota NATO yang berlangsung mulai hari ini.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
30 menit yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
1 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
1 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
2 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
3 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved