PM India Didesak Jangan Pilih Menteri Terlibat Kriminal

Rabu, 27 Agustus 2014 - 17:17 WIB
PM India Didesak Jangan...
PM India Didesak Jangan Pilih Menteri Terlibat Kriminal
A A A
NEW DELHI - Sebanyak 13 menteri di kabinet pemerintahan India saat ini terlibat kasus kriminal berat, seperti percobaan pembunuhan dan kerusuhan.

Hal itu menjadi desakan bagi Perdana Menteri India yang baru saja dilantik, Narendra Modi, untuk tidak memilih menteri baru yang terlibat kasus kriminal.

Modi telah bersumpah untuk membangun kabinet yang bersih. Mahkamah Agung India, pada Rabu (27/8/2014) menyatakan, para politikus dengan latar belakang kriminal seharusnya tidak masuk dalam kabinet pemerintahan saat ini.

Modi, lanjut pihak Mahkamah Agung, memang memiliki hak mutlak untuk memilih menteri yang mengisi kursi kabinetnya. Namun, Modi diminta untuk mempertimbangkan rekam jejak para menteri, sebab publik India berharap banyak kepadanya untuk menjadikan India sebagai penegak nilai-nilai demokrasi.

“Kami menyerahkan kepada kebijaksanaan perdana menteri untuk melihat apakah orang-orang dengan latar belakang kriminal akan ditunjuk sebagai menteri,” kata hakim pengadilan Mahkamah Agung India, Dipak Misra.

“Pada akhirnya diharapkan bahwa orang-orang dengan latar belakang kriminal tidak harus menjadi bagian dari dewan menteri,” lanjut dia yang memimpin lima hakim lain.

”Pada akhirnya diharapkan bahwa perdana menteri harus mempertimbangkan dan tidak memilih seseorang dengan latar belakang kriminal dan itu adalah harapan konstitusi,” imbuh dia, seperti dikutip AFP.

Namun, hakim itu tidak merinci para politikus dengan latar belakang kriminal berat yang berpotensi menduduki kursi menteri.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
58 menit yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
1 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
2 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
3 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
4 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
7 jam yang lalu
Infografis
Pemerintahan Perdana...
Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte Bubar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved