Lawan ISIS, Kurdi Dekati Jerman
Minggu, 17 Agustus 2014 - 14:55 WIB
Lawan ISIS, Kurdi Dekati Jerman
A
A
A
ARBIL - Negara otonom Irak, Kurdi, dikabarkan sedang melakukan pendekatan dengan Jerman guna mendapat sokongan senjata untuk melawan Negara Islam irak dan Suriah (ISIS). Kurdi semakin terpojok setelah ISIS mulai memasuki wilayah mereka.
Sebelumnya, seperti dilansir Al Arabiya, Minggu (17/8/2014), Uni Eropa (UE) telah megijinkan negara-negara anggotanya untuk mengirimkan bantuan senjata ke wilayah Kurdi. Bantuan ini dapat dikirim dengan syarat, pemerintah pusat Irak telah menyetujui pengiriman senjata tersebut.
Namun, penolakan muncul dari warga Jerman. Menurut sebuah survei media setempat, hampir tiga perempat warga Jerman tidak setuju pemerintah mengirimkan senjata ke Kurdi. Jerman memang berusaha untuk terlibat langsung dalam konflik di negara lain.
Tapi Kementerian Pertahanan Jerman, menyatakan pemerintah pusat sedang mempertimbangkan untuk mengirimkan senjata ke Kurdi. “Kami sedang melakukan pembicaraan mengenai hal ini,”ucap kementerian itu.
Presiden Kurdi, Masoud Barzani menegaskan, saat ini Kurdi bukan hanya membutuhkan bantuan kemanusiaan dari dunia internasional, khusunya Jerman. "Kami juga mengharapkan Jerman untuk memberikan senjata dan amunisi untuk tentara kita sehingga kita dapat melawan ISIS,” ucap Barzani.
Barzani juga menyatakan, selain bantuan berupa senjata, Kurdi juga membutuhkan ahli-ahli dari Jerman untuk melatih tentara mereka. “Kami juga berharap Jerman akan memberikan pelatihan untuk pasukan kami,” ungkapnya.
Sebelumnya, seperti dilansir Al Arabiya, Minggu (17/8/2014), Uni Eropa (UE) telah megijinkan negara-negara anggotanya untuk mengirimkan bantuan senjata ke wilayah Kurdi. Bantuan ini dapat dikirim dengan syarat, pemerintah pusat Irak telah menyetujui pengiriman senjata tersebut.
Namun, penolakan muncul dari warga Jerman. Menurut sebuah survei media setempat, hampir tiga perempat warga Jerman tidak setuju pemerintah mengirimkan senjata ke Kurdi. Jerman memang berusaha untuk terlibat langsung dalam konflik di negara lain.
Tapi Kementerian Pertahanan Jerman, menyatakan pemerintah pusat sedang mempertimbangkan untuk mengirimkan senjata ke Kurdi. “Kami sedang melakukan pembicaraan mengenai hal ini,”ucap kementerian itu.
Presiden Kurdi, Masoud Barzani menegaskan, saat ini Kurdi bukan hanya membutuhkan bantuan kemanusiaan dari dunia internasional, khusunya Jerman. "Kami juga mengharapkan Jerman untuk memberikan senjata dan amunisi untuk tentara kita sehingga kita dapat melawan ISIS,” ucap Barzani.
Barzani juga menyatakan, selain bantuan berupa senjata, Kurdi juga membutuhkan ahli-ahli dari Jerman untuk melatih tentara mereka. “Kami juga berharap Jerman akan memberikan pelatihan untuk pasukan kami,” ungkapnya.
(esn)