Lagi, ISIS Bunuh 80 Pria dan Culik 100 Wanita Yazidi

Sabtu, 16 Agustus 2014 - 08:19 WIB
Lagi, ISIS Bunuh 80...
Lagi, ISIS Bunuh 80 Pria dan Culik 100 Wanita Yazidi
A A A
SINJAR - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali membunuh sekitar 80 pria penganut Yazidi, di Sinjar, Irak utara. Kelompok yang kini berganti nama menjadi Negara Islam (IS) itu juga menculik sekitar 100 perempuan dan anak perempuan penganut Yazidi.

Kelompok radikal itu diduga menyerbu desa kecil bernama Kojo, di Irak utara, setelah mereka menghabiskan waktu lima hari untuk membujuk warga desa tersebut agar pindah agama. Ketika para warga menolak pindah agama, kaum pria ditembak mati dan kaum perempuan diculik paksa.

”Mereka tiba di kendaraan dan mereka mulai mereka membunuh sore ini (kemarin),” kata pejabat senior Kurdi, Hoshiyar Zebari kepada Reuters yang dilansir Sabtu (16/8/2014). ”Kami percaya itu karena masalah keyakinan mereka. Pindah agama atau dibunuh,” lanjut dia.

Sebelumnya kelompok itu telah menculik sekitar 300 wanita, dengan dalih untuk memutus keturunan Yazidi. (Baca: ISIS Culik 300 Wanita Yazidi untuk Dihamili)

Anggota parlemen Irak dari etnis Yazidi, Mahama Khalil, menduga pembantaian itu terjadi dalam tempo satu jam. Sejumlah warga desa lain di dekat Desa Kojo, juga membenarkan adanya pertumpahan dari yang dilakukan kelompok radikal pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu.

”Dia mengatakan kepada saya bahwa kelompok Negara Islam telah menghabiskan lima hari mencoba membujuk warga untuk masuk Islam, mereka cerita panjang,” kata Khalil mengutip pengakuan warga desa.

”Dia kemudian mengatakan, para pria dikumpulkan dan ditembak mati. Para perempuan dan anak perempuan itu mungkin dibawa ke Tal Afar karena di situlah para pejuang asing berkumpul,” imbuh dia.

Seorang militan Inggris yang bergabung dengan ISIS, Nasser Muthana, melalui akun Twitter-nya juga mengkonfirmasi pemberitaan pembunuhan dan penculikan warga Yazidi.

“Saya dapat mengkonfirmasikan bahwa kami memiliki ratusan budak wanita Yazidi sekarang di Suriah, Sebagaimana dengan yang diberitakan!” bunyi tweet Muthana.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
7 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
8 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
9 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
10 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
11 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved