Indonesia Coba Cegah WNI Gabung ISIS

Selasa, 05 Agustus 2014 - 19:20 WIB
Indonesia Coba Cegah...
Indonesia Coba Cegah WNI Gabung ISIS
A A A
JAKARTA - Kekhawatiran semakin banyaknya warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), membuat pemerintah Indonesia mulai bergerak.

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Marty Natalegawa saat ini Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang menggodok beberapa langkah pencegahan agar WNI tidak bergabung dengan organisasi semacam ini (ISIS).

“Kata kuncinya adalah pencegahan, bagaimana pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Luar Negeri bisa mengambil langkah-langkah untuk mencegah warga negara kita terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang jelas melanggar hukum, baik di dalam negeri maupun di negara tempat mereka berkunjung, dalam hal ini kegiatan mendukung kelompok ISIS ini,” ucap Marty saat ditemui Sindonews di Jakarta pada Selasa (5/8/2014).

Marty menjelaskan, Kemlu sedang membuat sebuah maping yang akan mengungkap jalur yang dipakai WNI untuk meninggalkan Indonesia dan berangkat ke Suriah. Namun, Marty menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal ini.

“Ini karena sifatnya pencegahan kita tidak bisa terlalu lugas menyampaikan bagaimana modalitasnya, karena itu akan menganggu efektifitas langkahnya. Intinya adalah kita akan bekerjasama dengan negara-negara terkait, kedutaan-kedutaan besar negara terkait untuk bisa mencegah orang-orang ini bepergian keluar negeri,” ucap Marty.

Namun, dirinya menjelaskan seluruh proses ini tidak akan mengganggu langkah orang-orang untuk bepergian keluar negeri dengan maksud positif. "Tapi, ini tidak akan membawa dampak kepada ribuan warga negara Indonesia lainnya yang akan bepergian keluar untuk melakukan kunjungan wisata, untuk sekolah atau untuk bekerja,”ucapnya.

Menlu menegaskan, semua proses ini hanya berlaku bagi WNI yang hendak bepergian ke wilayah konflik, seperti Irak dan Suriah. Marty juga menyatakan Kemlu juga melakukan pencegahan masuknya warga asing yang kemungkinan membawa paham-paham radikal ke Indonesia.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
8 menit yang lalu
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
1 jam yang lalu
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
2 jam yang lalu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
2 jam yang lalu
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved