Gencatan Senjata, Solusi Nyata Hentikan Konflik di Gaza
Minggu, 03 Agustus 2014 - 18:52 WIB
Gencatan Senjata, Solusi Nyata Hentikan Konflik di Gaza
A
A
A
KAIRO - Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi menegaskan, gencatan senjata yang diprakarsai Mesir merupakan Solusi nyata untuk menghentikan konflik antara Hamas dan Israel di Gaza. Dirinya mendesak kedua pihak untuk segera mengambil langkah ini.
Melansir Maan News, Minggu (3/8/2014), seorang delegasi Palestina dikabarkan telah mendarat di Kairo, semalam, untuk membahas mengenai gencatan senjata dengan pihak Israel. Namun, gencatan senjata 72 jam antara Israel dan Hamas pun dipastikan batal, setelah kedua kembali saling serang.
"Usulan Mesir adalah kesempatan nyata untuk menemukan solusi terhadap krisis di Gaza dan mengakhiri pertumpahan darah," ungkap Sisi dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi.
Menurut dirinya, kedua belah pihak memiliki waktu yang sangat terbatas sebelum konflik ini semakin bertambah dalam dan semakin sulit untuk diselesaikan. Dirinya meminta kedua pihak untuk segera mengambil keputusan dengan sebijak mungkin.
"Waktu sangat menentukan, mereka harus segera mengambil keputusan dengan cepat untuk segera memadamkan api di Gaza dan untuk menghentikan pertumpahan darah yang telah banyak memakan korban dari rakyat Palestina," Sisi menambahkan.
Sisi menegaskan bahwa usulan gencaran senjata yang diutarakan Mesir bisa menjadi dasar untuk memulai negosiasi damai antara Israel dan Hamas. Beberapa pihak sebelumnya juga menyatakan hal serupa, gencatan senjata bukanlah solusi, namun langkah awal untuk mencapai kata damai yang sebenarnya.
Melansir Maan News, Minggu (3/8/2014), seorang delegasi Palestina dikabarkan telah mendarat di Kairo, semalam, untuk membahas mengenai gencatan senjata dengan pihak Israel. Namun, gencatan senjata 72 jam antara Israel dan Hamas pun dipastikan batal, setelah kedua kembali saling serang.
"Usulan Mesir adalah kesempatan nyata untuk menemukan solusi terhadap krisis di Gaza dan mengakhiri pertumpahan darah," ungkap Sisi dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi.
Menurut dirinya, kedua belah pihak memiliki waktu yang sangat terbatas sebelum konflik ini semakin bertambah dalam dan semakin sulit untuk diselesaikan. Dirinya meminta kedua pihak untuk segera mengambil keputusan dengan sebijak mungkin.
"Waktu sangat menentukan, mereka harus segera mengambil keputusan dengan cepat untuk segera memadamkan api di Gaza dan untuk menghentikan pertumpahan darah yang telah banyak memakan korban dari rakyat Palestina," Sisi menambahkan.
Sisi menegaskan bahwa usulan gencaran senjata yang diutarakan Mesir bisa menjadi dasar untuk memulai negosiasi damai antara Israel dan Hamas. Beberapa pihak sebelumnya juga menyatakan hal serupa, gencatan senjata bukanlah solusi, namun langkah awal untuk mencapai kata damai yang sebenarnya.
(esn)