Israel Kembali Serang Sekolah PBB di Gaza
Minggu, 03 Agustus 2014 - 18:11 WIB
Israel Kembali Serang Sekolah PBB di Gaza
A
A
A
GAZA - Israel pada Minggu (3/8/2014) kembali dilaporkan menyerang sebuah sekolah milik PBB yang dijadikan lokasi pengungsian warga Gaza. Ini adalah serangan kedua Israel terhadap sekolah PBB dalam sepekan terakhir.
Melansir Reuters, 10 orang dinyatakan tewas dalam serangan terbaru Israel ini. Sedangkan menurut petugas medis setempat, 30 orang lainnya menderita luka-luka. Sudah lebih dari 1.700 orang tewas akibat agresi militer Israel di Gaza selama 26 hari terakhir.
“Sebuah rudal yang diluncurkan pesawat militer Israel menghantam pintu masuk sebuah sekolah PBB yang berada di Rafah,” ungkap beberapa saksi mata. Petugas medis menyatakan, sekolah itu merupakan rumah bagi ratusan pengungsi Gaza.
Militer Israel sendiri masih bungkam terhadap penyerangan terbaru terhadap sekolah milik PBB ini. Rabu lalu, Israel juga menyerang sebuah sekolah PBB di Jabalya, menewaskan setidaknya 15 orang dan belasan orang lainnya menderita luka-luka.
Dalam serangan Rabu, militer Israel berkilah mereka tidak sengaja menembak sekolah tersebut. Mereka beralasan menembak kelompok militan Gaza yang terus menembakan mortir tak jauh dari lokasi sekolah itu.
Melansir Reuters, 10 orang dinyatakan tewas dalam serangan terbaru Israel ini. Sedangkan menurut petugas medis setempat, 30 orang lainnya menderita luka-luka. Sudah lebih dari 1.700 orang tewas akibat agresi militer Israel di Gaza selama 26 hari terakhir.
“Sebuah rudal yang diluncurkan pesawat militer Israel menghantam pintu masuk sebuah sekolah PBB yang berada di Rafah,” ungkap beberapa saksi mata. Petugas medis menyatakan, sekolah itu merupakan rumah bagi ratusan pengungsi Gaza.
Militer Israel sendiri masih bungkam terhadap penyerangan terbaru terhadap sekolah milik PBB ini. Rabu lalu, Israel juga menyerang sebuah sekolah PBB di Jabalya, menewaskan setidaknya 15 orang dan belasan orang lainnya menderita luka-luka.
Dalam serangan Rabu, militer Israel berkilah mereka tidak sengaja menembak sekolah tersebut. Mereka beralasan menembak kelompok militan Gaza yang terus menembakan mortir tak jauh dari lokasi sekolah itu.
(esn)