ISIS Rebut Fasilitas Senjata Kimia Irak

Rabu, 09 Juli 2014 - 14:08 WIB
ISIS Rebut Fasilitas...
ISIS Rebut Fasilitas Senjata Kimia Irak
A A A
BAGHDAD - Pemerintah Irak telah kehilangan kontrol terhadap bekas fasilitas penyimpanan senjata kimia setelah kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menguasai fasilitas itu.

Dengan demikian, pemerintah Irak menyatakan tidak sanggup memenuhi kewajibannya untuk menghancurkan racun atau zat berbahaya di fasilitas itu.

Dikuasainya fasilitas bekas gudang senjata kimia Irak itu diceritakan Duta Besar irak untuk PBB, Mohamed Ali al-Hakim dalam suratnya kepda Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Hakim mengatakan, fasilitas senjata kimia Irak yang berada di Muthanna, Baghdad utara direbut militan ISIS pada 11 Juni 2014. Menurutnya, di fasilitas itu masih terdapat sisa-sisa program senjata kimia yang tersimpan dalam sebuah bunker.

”Itu terlihat saat fajar pada Kamis, Juni 12, 2014. Itu terlihat melalui sistem kamera pengintai, bahwa terjadi penjarahan beberapa peralatan proyek dan peralatan (senjata kimia), sebelum akhirnya teroris menonaktifkan sistem pengintai,” bunyi surat Hakim, seperti dikutip Reuters, Rabu (9/7/2014).

ISIS yang telah mengubah namanya menjadi Negara Islam dan menujuk pemimpinnya Abu Bakar al-Baghdadi sebagai Khalifah Islam sedunia terus memperluas serangan mereka di Irak.

”Pemerintah Irak meminta negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memahami ketidakmampuan Irak saat ini, karena memburuknya situasi keamanan, untuk memenuhi kewajibannya untuk menghancurkan senjata kimia,” lanjut surat Hakim.

Irak, Hakim melanjutkan, akan meneruskan kewajibannya ketika situasi keamanan sudah membaik dan pemerintah kembali menguasai fasilitas itu.

Sementara tu, juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Laksamana John Kirby pernah mengatakan, bahwa materi senjata kimia di Irak mustahil bisa diakses maupun digunakan untuk saat ini.“Kami tidak melihat situs tertentu dan mereka menjadikan itu sebagai isu utama pada saat ini," kata Kirby.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
1 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
2 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
4 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
5 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
9 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
10 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved