Separatis Pro-Rusia Melarikan Diri, Ukraina Menang Perang

Sabtu, 05 Juli 2014 - 17:05 WIB
Separatis Pro-Rusia...
Separatis Pro-Rusia Melarikan Diri, Ukraina Menang Perang
A A A
KIEV - Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, pada Sabtu (5/7/2014) menyambut kemenangan perang pasukan Ukraina terhadap kelompok separatis pro-Rusia.

Dia memerintahkan pengibaran bendera Ukraina di Slavyansk, setelah banyak militan separatis pro-Rusia melarikan diri dari kota di Ukraina timur itu.

Instruksi pengibaran bendera di wilayah yang sebelumnya dikuasai kelompok separtis itu disampaiakan Poroshenko, beberapa jam setelah Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov, melaporkan kemenangan pasukan Ukraina.

Laman resmi Presiden Poroshenko, menyatakan, kelompok separatis lari tunggang langgang setelah diserang mortir ketika mencoba menerobos jalur pasukan Kiev. Laporan itu juga menyebut, para separatis telah kehilangan salah satu tank dan kendaraan lapis baja lainnya.

”Presiden memberi perintah untuk mengibarkan bendera negara di kantor Dewan Kota Slavyansk,” demikian pengumuman di website resmi Presiden Poroshenko, seperti dikutip Reuters.

Avakov juga mengumumkan kemenangan pasukan Ukraina dalam halaman Facebook-nya.”Sebagian besar militan telah meninggalkan Slavyansk. Mereka menderita kerugian dan menyerah,” tulis Avakov.

Sementara itu, seorang komandan pemberontak pro-Rusia, yang hanya akan memberikan nama samaran "Pinochet", mengatakan kepada kantor berita AP, bahwa para pemberontak telah pindah ke kota terdekat Kramatorsk.

Kota Slavyansk, yang merupakan jantung Ukraina timur sempat dikuasai separatis sejak April 2014 lalu. Namun, setelah operasi militer besar-besaran pasukan Ukraina berhasil mengusir para separatis pro-Rusia itu. Terlebih, Rusia tidak memberikan bantuan militer apa pun yang membuat kelompok separatis semakin susah. (Baca: Separatis Minta Militer Rusia Beraksi Usir Pasukan Kiev)
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
1 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
6 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved