Separatis Minta Militer Rusia Beraksi Usir Pasukan Kiev

Sabtu, 05 Juli 2014 - 10:00 WIB
Separatis Minta Militer...
Separatis Minta Militer Rusia Beraksi Usir Pasukan Kiev
A A A
SLAVYANSK - Pemimpin separatis Ukraina timur mendesak Rusia untuk mengamankan gencatan senjata atau mengirim pasukan guna membantu mereka mengusir pasukan pro-Ukraina. Menurutnya, pihak separatis sudah tertekan dan kota-kota yang mereka kuasai bisa jatuh ke pasukan Kiev jika Rusia tidak membantu.

”Jika Rusia tidak mengamankan gencatan senjata atau melindungi kita, orang-orang Rusia yang tinggal di sini akan hancur,” kata Igor Strelkov, Menteri Pertahanan Republik Rakyat Donetsk kepada LifeNews.

”Ini akan terjadi dalam waktu seminggu, maksimal dua minggu. Dan Slavyansk akan menjadi wilayah pertama untuk dimusnahkan,” katanya mengacu pada kota yang dikuasai kubu separatis di Ukraina timur.

Strelkov mengecam keengganan Rusia untuk mengirim pasukan ke Ukraina. Dia menegaskan, akan terus berjuang bersama rekan-rekannya untuk mempertahankan wilayah Ukraina timur agar tidak direbut pasukan Ukraina.

”Rusia tidak ingin membantu (para pemberontak), dan justru akan dipersatukan kembali dengan orang-orang mereka (kubu Kiev),” lanjut dia. ”Ini sangat sulit untuk mengakui bahwa kita tidak memiliki bantuan (dari Rusia) selama tiga bulan.”

Sebelum konflik, Slavyansk, kota di bagian timur wilayah Donetsk, merupakan kota industri dengan populasi sekitar 120 ribu jiwa. Tapi setelah terjadi pertempuran sengit antara kelompok separatis dan pasukan pro-Kiev, kota itu telah berubah menjadi kota hantu.

Warga sipil yang tidak lari dari Slavyansk sekarang menderita, karena hidup tanpa listrik dan air. ”Ya, saya panik dan saya gelisah. Tentara saya sekarat setiap hari, rumah sakit dipenuhi dengan orang-orang yang terluka,” ujar Strelkov.

”Hal ini sangat sulit untuk melihat anak-anak dengan kaki mereka meledak oleh proyektil. Kami akan terus berjuang tapi kami benar-benar membutuhkan bantuan,” imbuh dia seperti dikutip AFP, Sabtu (5/7/2014).
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
15 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved