Hamas: Pemerintah Persatuan Kurang Perhatikan Gaza

Selasa, 01 Juli 2014 - 13:27 WIB
Hamas: Pemerintah Persatuan...
Hamas: Pemerintah Persatuan Kurang Perhatikan Gaza
A A A
RAMALLAH/GAZA - Hamas dan Fatah kembali dikabarkan mengalami gesekan, setelah sebelumnya dua faksi di Palestina itu memutuskan berdamai beberapa waktu lalu. Hal ini dikhawatirkan akan mengancam pemerintah persatuan Palestina yang baru beberapa bulan terbentuk.

Melansir Xinhua, Selasa (1/7/2014), gesekan ini muncul setelah Hamas kerap melakukan protes terhadap pemerintah persatuan. Hamas menuduh pemerintah hanya berfokus pada Ramallah dan kurang mengurusi wilayah Gaza.

“Terdapat kekosongan adminstrasi di Gaza, di mana rakyat di sana sedang menderita. Sejauh ini para menteri pemerintah persatuan dari Tepi Barat tidak berkomunikasi dengan wakil-wakil mereka di Jalur Gaza,” ungkap Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas di Gaza.

"Bahkan, pemerintah persatuan saat ini hanya perpanjangan tangan dari mantan pemerintah di Ramallah dan berhubungan dengan Jalur Gaza dianggap sebagai entitas ilegal, termasuk berhubungan dengan para menteri di Gaza," Abu Zurhi menambahkan.

Sebelumnya pada Juni lalu, Hamas memprotes keras pemerintah persatuan karena tidak membayar gaji lebih dari 40 ribu karyawan di Gaza. Para karyawan ini dipekerjakan oleh Hamas, setelah pengambilalihan gerakan Islam di Jalur Gaza pada Juni 2007.

Pemerintah persatuan mengumumkan bahwa mereka tidak akan mampu membayar gaji karyawan Hamas karena krisis keuangan yang parah di tubuh Otoritas Nasional Palestina (PNA). Menurut para pejabat, pemerintah persatuan telah membentuk panitia teknis untuk mempelajari krisis dalam waktu empat bulan, untuk menemukan solusi yang tepat.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
25 menit yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved