Dua Tewas dalam Serangan Bom di Mesir
Senin, 30 Juni 2014 - 22:24 WIB
Dua Tewas dalam Serangan Bom di Mesir
A
A
A
KAIRO - Dua orang dinyatakan tewas dan beberapa lainnya menderita luka-luka dalam sebuah serangan bom di ibukota Mesir, Kairo. Serangan ini sendiri terjadi di dekat istana presiden di Distrik Heliopolis, Kairo pada Senin (30/6/2014).
Semua korban, baik korban tewas ataupun korban luka merupakan pasukan keamanan yang berjaga di istana presiden Mesir. Seperti dilansir Xinhua, ledakan ini terjadi ketika beberapa polisi mencoba menjinakan beberapa bom yang ditanam di jalan di sekitar istana.
Pihak kepolsian menyatakan, satu dari tiga bom berhasil dijinakan. Namun, sayangnya dua bom lainnya gagal dijinakan yang menyebabkan kematian dua petugas kepolisian setempat.
“Kolonel Ahmed al-Asymawi, seorang ahli penjinak bom di Direktorat Keamanan Kairo, tewas dan empat petugas keamanan lainnya terluka saat mencoba menjinakkan salah satu dari dua bom yang ditanam di perempatan di sekitar istana kepresidenan di Kairo timur,” ungkap pihak kepolisian setempat.
“Kemudian, seorang petugas polisi lainnya tewas ketika bom ketiga meledak ketika pasukan keamanan mencoba menjinakkannya dekat istana presiden. Beberapa petugas keamanan lain terluka dan seorang petugas terluka parah,” pihak kepolisian menambahkan.
Menteri Dalam Negeri Mohamed Ibrahim mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya kedua periwara polisi tersebut dan menyatakan "Serangan ini hanya akan meningkatkan tekad polisi untuk memerangi terorisme."
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, polisi menduga serngan ini dilakukan kelompok jihad bernama Ajnad Misr (Tentara Mesir) yang telah mengklaim serangkaian serangan terhadap polisi di Kairo.
Semua korban, baik korban tewas ataupun korban luka merupakan pasukan keamanan yang berjaga di istana presiden Mesir. Seperti dilansir Xinhua, ledakan ini terjadi ketika beberapa polisi mencoba menjinakan beberapa bom yang ditanam di jalan di sekitar istana.
Pihak kepolsian menyatakan, satu dari tiga bom berhasil dijinakan. Namun, sayangnya dua bom lainnya gagal dijinakan yang menyebabkan kematian dua petugas kepolisian setempat.
“Kolonel Ahmed al-Asymawi, seorang ahli penjinak bom di Direktorat Keamanan Kairo, tewas dan empat petugas keamanan lainnya terluka saat mencoba menjinakkan salah satu dari dua bom yang ditanam di perempatan di sekitar istana kepresidenan di Kairo timur,” ungkap pihak kepolisian setempat.
“Kemudian, seorang petugas polisi lainnya tewas ketika bom ketiga meledak ketika pasukan keamanan mencoba menjinakkannya dekat istana presiden. Beberapa petugas keamanan lain terluka dan seorang petugas terluka parah,” pihak kepolisian menambahkan.
Menteri Dalam Negeri Mohamed Ibrahim mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya kedua periwara polisi tersebut dan menyatakan "Serangan ini hanya akan meningkatkan tekad polisi untuk memerangi terorisme."
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, polisi menduga serngan ini dilakukan kelompok jihad bernama Ajnad Misr (Tentara Mesir) yang telah mengklaim serangkaian serangan terhadap polisi di Kairo.
(esn)