China Hukum 113 Teroris 10 Tahun hingga Penjara Selamanya

Senin, 30 Juni 2014 - 11:28 WIB
China Hukum 113 Teroris...
China Hukum 113 Teroris 10 Tahun hingga Penjara Selamanya
A A A
BEIJING - Pengadilan di wilayah Xinjiang, China barat, telah memvonis 113 orang yang terlibat aksi terorisme di negara itu. Mereka divonis antara 10 tahun hingga penjara seumur hidup.

Vonis itu dijatuhkan setelah pemerintah China berjanji untuk menindak keras ekstremis agama, teroris dan kelompok separatis. Pihak Beijing selama ini menyalahkan serangkaian kekerasan di China dilakukan kelompok ekstremis di Xinjiang, wilyah yang dihuni mayoritas etnis Muslim Uighur.

Beijing menyangkal tuduhan kelompook aktivis hak asasi manusia dari Uighur yang hidup di pengasingan, bahwa kekerasan muncul karena pemerintah menerepkan kebijakan represif terhadap warga Xinjiang.

Xinjiang sejatinya merupakan wilayah yang jadi andalan pemasok energi China. Para analis menduga, pengerukan sumber daya alam di Xinjiang dan dibawa ke wilayah pusat sebagai pemicu kebencian dari warga Uighur.

Kantor berita Reuters pada Senin (30/6/2014) melaporkan, vonis pengadilan terhadap 113 orang yang dituduh teroris itu serempak dijatuhkan oleh pengadilan di 11 kabupaten dan kota di wilayah Kashgar.

“Mereka dihukum atas tuduhan kejahatan seperti, terlibat dalam pengorganisasian, memimpin dan berpartisipasi dalam organisasi teroris, menghasut kebencian etnis dan diskriminasi etnis. Selain itu juga terlibat perdagangan narkoba, perampokan dan kejahatan lainnya,” demikian laporn kantor berita Tianshan.

Wilayah Xinjiang telah lama bergolak, sejak munculnya aksi bom bunuh diri yang menewaskan 39 orang di Ibukota Xinjiang, Urumqi, pada bulan lalu. Insiden itu menyusul serangan kelompok berpisau di stasiun kereta api di wilayah Kumning pada Maret lalu dengan korban tewas mencapai 29 orang.

“Sekarang ada ’ras kompetitif’ di antara berbagai daerah untuk menangkap dan menghukum orang-orang Uighur,” kata Dilxat Raxit, juru bicara Kongres Uighur Dunia, kelompok terbesar dari pengasingan Uighur dalam surat elektroniknya.

“Uighur yang telah memberontak dan menyatakan ketidakpuasan terhadap penindasan China sekarang dituduh melakukan terorisme,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
19 menit yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
4 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
5 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
5 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
6 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
7 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved